Menu

Mode Gelap
Tak Kantongi Izin, Pengelolaan Parkir Ruko Panakkukang Diamond Akan Ditertibkan Melalui Penyerahan SK, DWP Makassar Perkokoh Tata Kelola Organisasi Disbud Ikuti Verifikasi Renja 2027, Perkuat Perencanaan Program Kebudayaan Disbud Gelar Coaching Clinic Bersama BRIDA, Dorong Inovasi Program Kebudayaan Sekretaris Dinas Kebudayaan Hadiri Rapat Persiapan Kegiatan Sosial dan Peringatan Nuzulul Qur’an Perkuat Akuntabilitas Keuangan, Sekretaris Dinas Kebudayaan Hadiri Sosialisasi Tata Kelola Keuangan Daerah

BERANDA

Fasruddin Rusli Sebut Perda Perlindungan Guru Jaga Hak Asasi Guru

badge-check


					Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Fasruddin Rusli, mengadakan sosialisasi 9, tentang Perlindungan Guru dengan mengangkat Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2022, di Hotel Continent Panakkukang, Sabtu (18/05/2024).(fj) Perbesar

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Fasruddin Rusli, mengadakan sosialisasi 9, tentang Perlindungan Guru dengan mengangkat Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2022, di Hotel Continent Panakkukang, Sabtu (18/05/2024).(fj)

MAKASSAR,CAHAYASULSEL.COM, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Fasruddin Rusli, mengadakan sosialisasi 9, tentang Perlindungan Guru dengan mengangkat Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2022, di Hotel Continent Panakkukang, Sabtu (18/05/2024).

Dalam acara tersebut, Fasruddin Rusli menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi guru sebagai bagian dari hak asasi manusia yang harus dijamin dan dilindungi oleh pemerintah, masyarakat, serta orang tua peserta didik.

“Semakin banyaknya kasus intimidasi dan kekerasan terhadap guru menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi guru sangatlah penting. Guru juga memiliki hak asasi yang harus dijaga,” ujarnya.

Legislator dari Fraksi Partai PPPDPRD Makassar ini menjelaskan bahwa Perda nomor 5 tahun 2022 bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi perilaku kekerasan, ancaman, dan diskriminasi terhadap guru.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi guru dan peserta didik di sekolah,” tambahnya.

Sebagai narasumber, hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Dr Sarifuddin, yang menjelaskan bahwa guru tidak perlu khawatir tentang jaminan hukum karena Perda tersebut memberikan ketentuan yang jelas tentang hak, kewajiban, dan jaminan keselamatan bagi guru.

“Peraturan perundang-undangan telah mengatur sanksi hukum yang mengikat terkait perlindungan guru, serta menetapkan hak-hak dan kewajiban guru dalam menjalankan tugas profesionalnya,” jelasnya.

Beliau juga menekankan bahwa pemerintah, masyarakat, dan orang tua peserta didik memiliki peran penting dalam melindungi guru sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perda tersebut.

“Dengan Perda ini, tugas dan tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan orang tua peserta didik dalam melindungi guru telah tertuang dengan lengkap,” pungkasnya. (*)

Baca Lainnya

Tak Kantongi Izin, Pengelolaan Parkir Ruko Panakkukang Diamond Akan Ditertibkan

9 Maret 2026 - 15:06 WITA

Melalui Penyerahan SK, DWP Makassar Perkokoh Tata Kelola Organisasi

27 Februari 2026 - 10:08 WITA

Disbud Ikuti Verifikasi Renja 2027, Perkuat Perencanaan Program Kebudayaan

26 Februari 2026 - 16:49 WITA

Disbud Gelar Coaching Clinic Bersama BRIDA, Dorong Inovasi Program Kebudayaan

26 Februari 2026 - 16:47 WITA

Sekretaris Dinas Kebudayaan Hadiri Rapat Persiapan Kegiatan Sosial dan Peringatan Nuzulul Qur’an

25 Februari 2026 - 17:12 WITA

Trending di BERANDA