
Proses Wawancara Besama Pak Ozi Selaku Ass. Manager Area Sebagai Perwakilan Bikin-Bikin Creative Hub
MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Mahasiswa Program Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses melaksanakan analisis jabatan di PT. Inti Karsa Persada, anak perusahaan KALLA yang bergerak di sektor makanan dan minuman (F&B). Kegiatan ini berlangsung dari 14 hingga 16 Desember 2024, dengan tujuan mendalami tugas, tanggung jawab, dan kompetensi yang dibutuhkan dalam struktur jabatan di industri F&B.
Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Putri Qoidah Marsya, Nurul Azmi Rauf, dan Winalda Febriastuti fokus pada hard competency karyawan di unit Bikin-Bikin Creative Hub dan Timur Resto. Proses analisis jabatan ini diawali dengan survei kepada karyawan, yang dilanjutkan dengan pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan diskusi tentang pembagian tugas serta struktur organisasi di perusahaan.
“Kami ingin memahami lebih dalam peran setiap posisi, tugas-tugas yang diemban, dan kompetensi yang harus dimiliki untuk memastikan karyawan dapat bekerja secara optimal,” ungkap Marsya, mewakili tim.
Chef Azhar (Acha) dan Ozia Herdi, PJS Assistant Manager Area, memberikan sambutan positif atas kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena kerja di industri F&B sangat bergantung pada tim yang solid dan pengelolaan waktu yang efektif untuk menjaga kualitas layanan,” ujar Acha.

Proses Wawancara Besama Chef Azhar Selaku Executive Chef Sebagai Perwakilan Timur Resto
Dalam wawancara, Chef Acha menjelaskan bahwa posisi dalam dapur terbagi menjadi berbagai level jabatan, mulai dari Executive Chef hingga Cook Helper. Setiap posisi memiliki peran dan tanggung jawab yang spesifik, yang menjadi bahan utama dalam analisis oleh mahasiswa.
Ozia menambahkan informasi penting terkait posisi server, yang terbagi menjadi dua kategori utama: server – service dan server host & cashier. Server – service fokus pada pelayanan langsung kepada pelanggan, sedangkan server host & cashier mengelola penyambutan pelanggan dan pengaturan meja serta transaksi di kasir.
Sebagai penutup, Chef Acha menekankan bahwa dalam proses perekrutan, pengalaman bukanlah faktor utama. “Yang lebih penting adalah sikap yang baik dan kemauan untuk bekerja dengan ikhlas. Kami percaya bahwa sikap positif dan dedikasi akan membawa dampak yang lebih besar dalam pekerjaan di industri ini,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang analisis jabatan, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang lebih kompeten di industri F&B.














