
Wakil Ketua DPRD Bulukumba saat menghadiri kegiatan di Ponpes Babul Khaer Kalumeme. (Dok.Ist)
BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Fahidin HDK, S.Pd.I, MM, turut hadir dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Wisuda Tahfidz di Pondok Pesantren Babul Khaer Kalumeme, Kamis (16/1/2025).
Acara tersebut merupakan momentum penting untuk memperingati perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan apresiasi kepada para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Bulukumba yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dra. Hj. Umrah Aswani, MM, serta jajaran Forkopimda Bulukumba, Kepala Kemenag Bulukumba, dan tamu undangan lainnya. Dalam acara tersebut, para wisudawan yang telah berhasil menghafal sejumlah juz Al-Qur’an mendapatkan penghargaan atas prestasi mereka.
Fahidin HDK, Wakil Ketua DPRD Bulukumba, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap Pondok Pesantren Babul Khaer Kalumeme yang terus berperan dalam mencetak generasi yang berilmu dan bertakwa. “Pondok pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Saya berharap para santri dapat terus mengembangkan ilmu dan menjadi teladan di masyarakat,” ujar Fahidin.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dra. Hj. Umrah Aswani, MM, yang mewakili Bupati Bulukumba, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan agama di Kabupaten Bulukumba. “Kami sangat mengapresiasi pondok pesantren yang terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus yang memiliki pemahaman agama yang kuat,” katanya.
Lebih dari sekedar peringatan Isra’ Mi’raj, acara ini menjadi wadah untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mendidik generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga berakhlak mulia. Pondok Pesantren Babul Khaer Kalumeme, melalui kegiatan ini, menunjukkan betapa pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter bangsa, serta bagaimana pondok pesantren menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang menyeluruh dan mendalam. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan kedepannya semakin banyak santri yang mampu berprestasi dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Peringatan Isra’ Mi’raj dan Wisuda Tahfidz ini diharapkan dapat semakin memotivasi generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam ilmu pengetahuan maupun dalam pengamalan agama. Acara ini juga mempererat tali silaturahmi antar lembaga pemerintah, masyarakat, serta para tokoh agama yang hadir.














