
Pj. Bupati Bantaeng Tinjau Kesiapan MBG di Badan Gizi Nasional (dok.ist)
BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Penjabat (Pj) Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, bersama sejumlah unsur Forkopimda dan legislatif, melakukan kunjungan strategis ke Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan akan segera diterapkan di Kabupaten Bantaeng. Rabu (21/01/2025).
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dandim 1410 Bantaeng Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng H. Muh. Yusuf, serta jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng, antara lain Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda, A. Sri Wiyanti, Asisten III Bidang Administrasi Setda, Riswan Abadi, dan sejumlah kepala OPD terkait.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional yang diusung oleh pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Program ini difokuskan untuk anak-anak sekolah dan kelompok rentan, sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menurunkan angka stunting.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh informasi langsung mengenai mekanisme pelaksanaan, distribusi, serta indikator keberhasilan program MBG yang telah lebih dahulu dikembangkan oleh Badan Gizi Nasional. Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Andi Abubakar menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bantaeng.
“Program ini sejalan dengan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kesiapan teknis dan dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan,” ujar Andi Abubakar.
Kunjungan ini juga menjadi langkah awal untuk menyusun roadmap implementasi MBG di Bantaeng, termasuk identifikasi kebutuhan, pembentukan tim koordinasi, serta integrasi dengan program gizi daerah yang telah berjalan.
Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di Kabupaten Bantaeng.














