
Komisi 3 DPRD Bulukumba saat melanjutkan rapat kerja. (dok.ist)
BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Komisi 3 DPRD Kabupaten Bulukumba kembali melanjutkan rapat dengan mitra kerjanya. Rapat yang berlangsung produktif ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Bulukumba. pada Selasa (21 Januari 2025).
Rapat ini bertujuan untuk membahas isu-isu terkait lingkungan hidup, penanggulangan bencana, serta infrastruktur dan tata ruang yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Bulukumba. Selain itu, rapat juga memfokuskan pada evaluasi pelaksanaan program yang sudah berjalan dan tantangan yang dihadapi oleh masing-masing dinas dalam tahun anggaran 2024.
Anggota Komisi 3 DPRD Bulukumba menekankan pentingnya koordinasi antara setiap dinas dalam menangani isu-isu strategis, seperti pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan penanganan bencana alam. Komisi 3 juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur yang ramah lingkungan dan tanggap bencana.
“Isu lingkungan hidup dan penanggulangan bencana adalah prioritas yang sangat penting. Kami ingin memastikan bahwa program-program ini tidak hanya berjalan sesuai dengan anggaran yang ada, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar salah satu anggota Komisi 3.
Dalam kesempatan ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan memaparkan upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang mereka lakukan, serta tantangan dalam mengatasi kerusakan lingkungan. BPBD juga melaporkan langkah-langkah yang telah diambil dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang membahas progres pembangunan infrastruktur yang mendukung tata ruang wilayah yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Rapat ini juga menjadi momentum bagi Komisi 3 untuk terus mengawal pelaksanaan program-program terkait yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.
“Ke depannya, kami akan terus mendorong agar setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan,” tutup salah satu anggota Komisi 3.














