
Reses Anggota DPRD Bulukumba Andi Narni Nurintan. (dok.ist)
BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba Dapil 5 (Bonto Bahari-Bonto Tiro), Andi Narni Nurintan, melaksanakan Reses/Temu Konstituen Masa Persidangan II Tahun 2025 di Kelurahan Sapolohe, Kecamatan Bonto Bahari, pada Kamis (30/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mendengarkan langsung permasalahan yang dihadapi oleh warga setempat.
Andi Narni Nurintan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa reses merupakan bagian dari tugasnya untuk terus menjalin komunikasi dengan konstituen. “Reses ini menjadi momen yang sangat penting bagi saya untuk mendengar langsung dari masyarakat, agar saya bisa memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan mereka di tingkat legislatif,” ujarnya.
Dalam reses tersebut, warga Kelurahan Sapolohe menyampaikan berbagai keluhan dan harapan terkait pembangunan di daerah mereka. Salah satu isu utama yang disoroti adalah perlunya perbaikan infrastruktur jalan yang dianggap masih memerlukan perhatian serius, serta peningkatan akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan. Selain itu, beberapa warga juga meminta perhatian lebih terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
“Saya akan membawa semua aspirasi ini ke DPRD untuk ditindaklanjuti. Kami harus memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Andi Narni.
Warga sangat antusias dalam diskusi tersebut dan berharap agar suara mereka dapat direspons dengan segera. Salah seorang warga menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan untuk bertemu langsung dengan ibu Andi Narni. Kami berharap aspirasi kami bisa didengar dan menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan ke depan.”
Selain itu, Andi Narni juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. “Pembangunan infrastruktur memang penting, namun peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses pendidikan yang lebih baik dan layanan kesehatan yang memadai adalah hal yang tidak boleh terlewatkan,” tutupnya.
Acara reses ini juga dihadiri oleh perangkat desa setempat, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga yang memberikan masukan dan berdiskusi langsung mengenai permasalahan yang ada di Kelurahan Sapolohe.














