
Anggota DPRD Muh. Arief HS saat memberi sambutan pada kegiatan Reses. (dok.ist)
BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba Dapil 3 (Bulukumpa-Rilau Ale), Muh. Arief HS, melaksanakan Reses/Temu Konstituen Masa Persidangan II Tahun 2025 di Dusun Mattoanging, Desa Tibona, Kecamatan Bulukumpa, pada Kamis (30/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat serta berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang ada di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Muh. Arief HS menyampaikan bahwa reses merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat untuk terjun langsung mendengarkan kebutuhan dan harapan masyarakat. “Kegiatan ini adalah kesempatan bagi saya untuk lebih dekat dengan konstituen dan mendalami berbagai persoalan yang mereka hadapi, sehingga saya dapat memperjuangkan hak-hak mereka di tingkat legislatif,” ungkap Arief.
Reses kali ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Dusun Mattoanging yang hadir dengan antusias. Warga menyampaikan sejumlah isu penting, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, akses pendidikan, dan fasilitas kesehatan yang masih memerlukan perhatian lebih. Beberapa warga juga berharap agar pemerintah daerah lebih serius dalam memperhatikan pengelolaan sampah dan peningkatan fasilitas umum di desa mereka.
“Saya berharap aspirasi yang telah disampaikan dalam reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan yang serius dalam pengambilan kebijakan, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik,” ujar Arief menanggapi berbagai masukan dari masyarakat.
Dalam diskusi yang berlangsung, masyarakat juga mengapresiasi keterbukaan dan kesiapan anggota dewan untuk mendengar secara langsung keluhan dan usulan mereka. Hal ini dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. “Kehadiran Bapak Arief dalam reses ini memberi kami kesempatan untuk menyampaikan langsung apa yang kami butuhkan, dan kami berharap ini dapat dijadikan dasar untuk kebijakan yang lebih responsif,” ujar salah seorang warga.
Reses ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, perangkat desa, serta sejumlah warga yang menyempatkan diri hadir untuk memberikan masukan dan berdialog langsung dengan wakil mereka di DPRD. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan masalah-masalah yang dihadapi, sekaligus membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk memberikan solusi yang lebih tepat sasaran.














