BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba Dapil I (Ujungbulu-Ujungloe), Juandi Tandean, dari Partai Golkar, kembali melaksanakan kegiatan Reses dan Temu Konstituen Masa Sidang II Tahun 2024-2025 di Kelurahan Caile, Kecamatan Ujungbulu, pada Rabu (5/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi dari masyarakat, khususnya para pedagang di pasar sentral Bulukumba.
Pada kesempatan kali ini, Juandi Tandean menghadirkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bulukumba, Drs. Alfian Mallihungan, M.Si, guna memberikan klarifikasi terkait berbagai masalah yang disampaikan oleh pedagang mengenai pembagian kios dan retribusi pajak di pasar sentral Bulukumba. Seperti yang diketahui, sejumlah pedagang mengeluhkan ketidakpastian dalam pembagian kios dan masalah retribusi yang dirasa memberatkan mereka.
Dalam sambutannya, Juandi Tandean mengungkapkan pentingnya mengadakan pertemuan langsung dengan konstituen. “Selama ini, banyak keluhan yang saya dengar dari pedagang saat saya berkunjung ke pasar. Hari ini, saya menghadirkan langsung Pak Kadis Perdagangan dan Perindustrian agar mereka dapat mendengar dan memahami solusi yang akan diberikan terkait pembagian kios dan masalah pajak di pasar sentral,” ujar Juandi.
Kehadiran Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bulukumba, Drs. Alfian Mallihungan, M.Si, membawa angin segar bagi para pedagang. Dalam kesempatan tersebut, Alfian menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan sosialisasi awal, dan nantinya akan dilanjutkan dengan sesi sosialisasi lebih lanjut yang telah dijadwalkan pada hari Jumat mendatang. “Kami akan terus berkomunikasi dan memberikan pemahaman yang jelas kepada para pedagang mengenai pembagian kios dan kebijakan retribusi pajak,” ungkap Alfian.
Beberapa aspirasi yang disampaikan oleh para pedagang dalam kegiatan reses tersebut meliputi keinginan mereka untuk mendapat kejelasan mengenai jumlah kios yang dapat digunakan dan bagaimana pembagian kios dilakukan secara adil. Para pedagang berharap agar ada transparansi dalam pembagian dan pemanfaatan kios agar tidak ada yang merasa dirugikan. Selain itu, mereka juga menyampaikan harapan agar retribusi pajak yang dikenakan dapat disesuaikan dengan kemampuan dan pendapatan pedagang.
Juandi Tandean menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya para pedagang pasar, di forum DPRD. Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan solusi yang menguntungkan semua pihak dan mendukung perkembangan pasar sentral Bulukumba.
Dengan berjalannya kegiatan reses ini, Juandi Tandean berharap dapat mempererat hubungan antara legislatif dan masyarakat, serta memastikan kebijakan yang diambil pemerintah daerah selalu mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.














