MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, mengkritik keras proyek pengaspalan Jalan Metro, Kecamatan Tamalate, yang dinilai bermasalah dan tidak memenuhi standar kualitas. Ia menyoroti kerusakan jalan yang baru selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, yang sudah tampak meski belum genap satu bulan pasca-pengerjaan.
“Proyek yang dikerjakan Dinas PU Makassar ini sangat mengecewakan. Baru beberapa minggu, jalan yang diaspal sudah rusak di banyak titik. Saya minta Dinas PU bertanggung jawab. Kualitasnya jelas sangat buruk,” ujar Ari, seperti dikutip SINDO Makassar, baru-baru ini.
Tidak hanya soal kualitas, Ari yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Makassar ini menilai proyek ini dikerjakan pada waktu yang tidak tepat, yaitu di musim hujan. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan pengaspalan di musim hujan dapat memengaruhi kualitas aspal yang digunakan, yang berujung pada kerusakan lebih cepat.
“Semua tahu bahwa pengaspalan tidak boleh dilakukan saat musim hujan. Jika dipaksakan, bahan aspal akan mudah mengalami penurunan kualitas dan tidak tahan lama,” tambahnya.
Akibatnya, lanjut Ari, jalan yang baru diaspal tersebut kini sudah berlubang dan rusak, yang berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan. “Kalau ini dibiarkan, bisa memicu kecelakaan lalu lintas. Kondisi ini harus segera ditangani,” tegasnya.
Ari juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengerjaan proyek fisik, terutama proyek-proyek infrastruktur jalan. Ia meminta agar Dinas PU tidak terburu-buru dan memastikan setiap pekerjaan melalui pengawasan ketat serta evaluasi menyeluruh.
“Kualitas pekerjaan harus dipastikan dengan baik. Jika dikerjakan asal-asalan, hanya akan membuang-buang anggaran. Dinas PU harus benar-benar mengawasi dan mengevaluasi setiap proyek yang sedang dikerjakan,” tuturnya.
Legislator Partai NasDem itu juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengawasi proyek-proyek pemerintah yang tidak sesuai dengan standar. “Jika masyarakat melihat adanya proyek yang tidak memenuhi kualitas, segera laporkan. Kita semua harus mengawasi bersama agar tidak ada pemborosan anggaran,” tandas Ari.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan proyek-proyek pembangunan di Kota Makassar dapat berjalan dengan lebih baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.














