Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Komisi B DPRD Makassar Dorong Perusda Tingkatkan Kontribusi untuk Optimalkan PAD

badge-check


					Kasrudi menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (SOSPER). (dok.ist) Perbesar

Kasrudi menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (SOSPER). (dok.ist)

MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk lebih aktif dalam meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Anggota Komisi B DPRD Makassar, Kasrudi, menegaskan bahwa penting bagi BUMD untuk mengoptimalkan pendapatan guna memperkuat keuangan daerah.

Menurut Kasrudi, DPRD memiliki hak untuk mengawasi kinerja BUMD dan secara aktif mendorong perbaikan agar dividen yang diperoleh dapat segera disetorkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. “Kami terus mendorong agar BUMD melakukan evaluasi dan pembenahan untuk meningkatkan pendapatan. Salah satunya adalah dari PDAM, parkir, dan pasar yang berpotensi menghasilkan dividen besar,” ungkapnya pada Jumat (28/2/2025).

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Makassar ini juga menyoroti masalah kebocoran pipa yang masih terjadi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar. Menurutnya, kebocoran pipa dapat mengurangi pendapatan PDAM dan merugikan daerah. “Kami minta PDAM untuk lebih intensif menangani kebocoran-kebocoran pipa agar pendapatan dari sektor ini bisa lebih maksimal,” tegas Kasrudi.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya upaya PDAM dalam mengontrol tagihan pelanggan yang menunggak serta memperluas jumlah pelanggan baru, terutama di sektor hotel-hotel besar yang menggunakan air PDAM. “Harus ada kontrol yang lebih ketat terhadap pelanggan besar, terutama di hotel-hotel, untuk menghindari kebocoran yang mengurangi pendapatan,” ujarnya.

Kasrudi menambahkan, untuk sektor parkir dan pasar, DPRD Makassar juga mendorong adanya pembenahan agar masyarakat lebih nyaman berbelanja di pasar dan meningkatkan pendapatan dari sektor parkir. “Perlu ada langkah-langkah inovatif, seperti parkir elektronik, untuk meminimalisir kebocoran pendapatan dari sektor parkir,” tambahnya.

Dengan adanya perhatian yang lebih besar terhadap sektor-sektor ini, DPRD Makassar berharap agar BUMD dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan untuk memperkuat PAD dan mendukung pembangunan Kota Makassar ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA