BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Komitmen Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dalam mendukung swasembada pangan nasional terus dibuktikan. Bersama unsur Forkopimda, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini turun langsung melakukan pengecekan ke gudang Bulog dan sejumlah perusahaan penggilingan padi di wilayah Bantaeng, Selasa (23/4/2025).
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut yakni Dandim 1410 Bantaeng Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, Kajari Bantaeng Satria Abdi, serta Wakil Pimpinan Bulog Bulukumba-Bantaeng, Norin Samma.
“Langkah ini merupakan bukti nyata bahwa Kabupaten Bantaeng siap menyukseskan program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto,” ujar Uji Nurdin.
Bupati termuda di Sulawesi Selatan ini menyebut, target penyerapan gabah kering panen (GKP) sebesar 2.000 ton dipastikan akan segera tercapai. Ia mengapresiasi respon cepat Bulog dalam menyerap hasil panen petani lokal.
“Alhamdulillah, setelah penetapan harga oleh Presiden, yakni Rp 6.500 per kilogram untuk gabah dan Rp 5.500 untuk jagung, Bulog telah berhasil menyerap sekitar 70 persen dari target penyerapan 2.000 ton. Ini semua hasil panen dari petani Bantaeng sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Bulukumba–Bantaeng, Norin Samma menegaskan bahwa kebijakan harga yang ditetapkan Presiden bertujuan untuk memberikan kepastian dan keadilan bagi petani.
“Penetapan harga ini tidak hanya untuk menjaga stok pangan nasional, tapi juga untuk melindungi petani dari fluktuasi harga pasar. Tidak ada lagi klasifikasi kualitas gabah, semua diserap dengan harga Rp 6.500 per kilogram sesuai instruksi pemerintah,” ungkap Norin.
Dengan langkah nyata ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi bagian penting dalam menciptakan kedaulatan pangan nasional.














