TAKALAR.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Takalar Ir. H. Firdaus Daeng Manye secara resmi membuka layanan Ramadhan secara digital untuk masyarakat Kabupaten Takalar di Halaman Kantor Bupati Takalar pada Senin, 7 April 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Takalar untuk meningkatkan digitalisasi layanan publik serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai informasi dan layanan selama bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyatakan bahwa layanan Ramadhan digital ini merupakan inovasi terbaru untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan lebih modern dan efisien. “Kami ingin memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Takalar. Dengan adanya layanan digital ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi terkait kegiatan Ramadhan, jadwal salat, takjil gratis, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor,” ungkap Bupati Takalar.
Layanan digital ini meliputi berbagai fitur, seperti aplikasi mobile yang menyediakan informasi jadwal salat, pengingat waktu berbuka puasa, serta pemberitahuan acara keagamaan yang berlangsung selama Ramadhan. Selain itu, program ini juga menghadirkan layanan donasi online untuk membantu warga Takalar yang membutuhkan selama bulan Ramadhan.
Bupati Takalar berharap layanan digital ini akan mempermudah masyarakat dalam menjalani ibadah puasa dengan lebih teratur dan terarah. “Dengan adanya program ini, masyarakat tidak hanya bisa mendapatkan informasi yang relevan, tetapi juga ikut serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat untuk membantu sesama, khususnya mereka yang kurang beruntung,” tuturnya.
Program Layanan Ramadhan Digital ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Takalar, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat Takalar yang turut mendukung penuh program tersebut. Sebagai langkah awal, Pemkab Takalar berencana untuk terus mengembangkan platform ini untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam setiap aspek kehidupan daerah melalui digitalisasi.














