Menu

Mode Gelap
Auditor KONI Klarifikasi Polemik Dana Hibah, Tegaskan Pengelolaan Sesuai Aturan Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital, Bapenda Makassar Matangkan Strategi Optimalisasi PAD Lewat Rapat Koordinasi Sinergi Dukung Program Wali Kota, DWP Kota Makassar Gelorakan Gerakan Peduli Lingkungan di DWP Unit Dinas Tata Ruang Fatma Wahyuddin Soroti Ribuan Siswa Tak Terakomodir, Desak Disdik Sulsel Transparan Soal Kuota SPMB Bapenda Makassar Pacu Transformasi Digital, Perkuat TP2DD untuk Tingkatkan PAD dan Wujudkan Layanan Publik Modern Bapenda Makassar Hadirkan Layanan Pajak Terintegrasi, Pamungkas Masuk Ekosistem Lontara Plus

BERANDA

DPRD Makassar Desak Pemkot Ambil Langkah Konkret Atasi Air Bersih Wilayah Utara

badge-check


					DPRD Makassar Desak Pemkot Ambil Langkah Konkret Atasi Air Bersih Wilayah Utara Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM –  Permasalahan krisis air bersih yang melanda wilayah utara Kota Makassar kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota untuk segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Anggota DPRD Makassar, Basdir, menilai persoalan krisis air bersih ini tidak bisa dianggap remeh karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Ia mendorong pemerintah untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir terkait bahaya lingkungan dan dampak dari krisis air bersih.

“Harus ada langkah konkret dari pemerintah atau dinas teknis, minimal dengan memberikan edukasi tentang bahaya lingkungan dan dampaknya bagi kesehatan masyarakat,” kata Basdir, Senin (14/4/2025).

Ia juga mengingatkan soal risiko pengeboran air tanah yang berlebihan di kawasan pesisir. Menurutnya, hal itu dapat memicu abrasi hingga intrusi air laut yang mengancam kualitas air tanah sebagai sumber utama konsumsi warga pesisir.

Sementara itu, Anggota DPRD lainnya, Ray Suryadi dari dapil II (wilayah utara Makassar), menyebut masalah air bersih ini sebagai masalah klasik yang tak kunjung tuntas. Ia meminta agar Pemkot Makassar menjadikan persoalan ini sebagai prioritas utama.

“Ini masalah lama yang belum juga selesai. Harusnya sudah ada langkah nyata di lapangan, bahkan kalau belum bisa dituntaskan 100 persen, setidaknya masyarakat bisa merasakan 30 hingga 50 persen penyelesaiannya,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa solusi ideal tetap harus mencapai 100 persen karena air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tak bisa digantikan atau ditunda.

“Air bersih itu kebutuhan dasar, tidak ada alternatifnya. Ini harus dituntaskan secara menyeluruh,” tegas Ray.

Baca Lainnya

Auditor KONI Klarifikasi Polemik Dana Hibah, Tegaskan Pengelolaan Sesuai Aturan

19 Juli 2026 - 21:52 WITA

Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital, Bapenda Makassar Matangkan Strategi Optimalisasi PAD Lewat Rapat Koordinasi

15 Juli 2026 - 14:12 WITA

Sinergi Dukung Program Wali Kota, DWP Kota Makassar Gelorakan Gerakan Peduli Lingkungan di DWP Unit Dinas Tata Ruang

15 Juli 2026 - 11:03 WITA

Fatma Wahyuddin Soroti Ribuan Siswa Tak Terakomodir, Desak Disdik Sulsel Transparan Soal Kuota SPMB

15 Juli 2026 - 08:09 WITA

Bapenda Makassar Pacu Transformasi Digital, Perkuat TP2DD untuk Tingkatkan PAD dan Wujudkan Layanan Publik Modern

13 Juli 2026 - 17:19 WITA

Trending di BERANDA