Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Keluhan Air Bersih, DPRD Makassar Sidak Perumahan Green River View Milik GMTD

badge-check


					Keluhan Air Bersih, DPRD Makassar Sidak Perumahan Green River View Milik GMTD Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) memberikan klarifikasi terkait inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi B DPRD Kota Makassar di kawasan perumahan Green River View, Senin (14/4). Sidak tersebut menyoroti permasalahan jaringan air bersih yang dikeluhkan warga.

Corporate Secretary GMTD, Tubagus Syamsul, menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti permintaan warga untuk menjalin kerja sama dengan PDAM. Saat ini, menurutnya, suplai air bersih di kawasan tersebut sepenuhnya berasal dari PDAM.

“Kami sudah menindaklanjuti permintaan warga sejak 2024. Saat ini, air yang dialirkan kepada warga adalah murni dari PDAM,” kata Tubagus.

Namun, ia mengakui adanya tantangan teknis dalam pengelolaan jaringan air yang telah digunakan sejak 2018.

GMTD akan melakukan pembersihan dan perbaikan terhadap jaringan tersebut untuk memastikan distribusi air yang lebih baik.

“Beberapa jaringan lama perlu diperbaiki atau dibersihkan. Saat ini kami sedang fokus pada proses tersebut, termasuk penutupan sementara jaringan yang ada,” jelas Tubagus.

Di sisi lain, warga menyampaikan keluhan mereka terkait buruknya kualitas air. Ibu Sri, warga Klaster Magnolia, menuturkan air yang diterima berwarna hitam pekat dan tidak layak konsumsi, meski telah melalui dua tahap penyaringan.

“Saya selalu ganti saringan air, paling lama dua minggu sudah rusak. Sebelum digunakan, air harus diendapkan semalaman. Tapi hasilnya tetap tidak bisa dikonsumsi,” ungkapnya.

Ibu Sri juga menyebut dampak kesehatan yang dialami keluarganya akibat penggunaan air tersebut.

“Anak saya sering sakit hingga harus dibawa ke dokter. Biayanya tidak sedikit,” tambahnya.

Ia berharap pengembang segera mengambil tindakan untuk memperbaiki layanan air bersih di kawasan perumahan.

“Kami mohon perhatian serius. Katanya sudah pakai air PDAM, tapi kualitasnya tetap tidak memadai,” harapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, GMTD berkomitmen untuk melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap.

Tubagus menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PDAM dan memastikan suplai air bersih yang lebih baik bagi warga.

“Proses perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan warga,” pungkasnya.

Permasalahan ini mencerminkan pentingnya perhatian serius terhadap hak dasar warga akan air bersih yang layak.

DPRD Makassar pun diharapkan terus mengawal proses perbaikan hingga tuntas.(**)

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA