TAKALAR.CAHAYASULSEL.COM – Kabupaten Takalar, yang dikenal dengan potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan, juga memiliki banyak destinasi wisata yang layak untuk dikembangkan. Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menekankan hal tersebut saat membuka kegiatan Desiminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Melalui Sosial Media pada Kamis (17/4/2025) di Hotel Grand Kalampa Takalar.
Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan dihadiri oleh para konten creator Takalar, Anggota DPR RI H. Achmad Dg. Se’re, Wakil DPRD Takalar, Kadis Pariwisata Takalar, serta perwakilan dari Kemenparekraf. Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye mengungkapkan bahwa Takalar memiliki sejumlah objek wisata yang sangat menarik, namun masih minim dalam hal promosi. “Kami memiliki banyak tempat wisata indah, namun masih banyak yang belum diketahui orang. Oleh karena itu, kami menggandeng para konten creator untuk membantu promosi destinasi wisata melalui media sosial,” ujarnya.
Bupati Takalar menekankan pentingnya peran generasi Z dalam memajukan sektor pariwisata daerah. “Generasi Z sudah sangat familiar dengan dunia digital dan media sosial. Saya percaya mereka memiliki potensi besar untuk memperkenalkan Takalar ke lebih banyak orang lewat konten kreatif yang mereka buat. Dengan keterampilan mereka dalam mengambil gambar, menyusun konten yang menarik, dan memanfaatkan media sosial, Takalar bisa menjadi viral,” tambah Daeng Manye.
Bupati juga mengajak pengelola destinasi wisata untuk semakin inovatif dan kreatif dalam mengembangkan usaha mereka, dengan bantuan konten creator yang dapat memperkenalkan objek wisata Takalar ke pasar yang lebih luas. Ia berharap, kerja sama ini dapat membawa pariwisata Takalar menjadi lebih dikenal dan menarik lebih banyak wisatawan.
Bupati Daeng Manye juga menegaskan bahwa melalui kolaborasi ini, diharapkan tak hanya sektor pariwisata yang berkembang, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. “Jika pariwisata kita berkembang, maka sektor lain seperti ekonomi kreatif, kuliner, dan kerajinan tangan juga akan ikut berkembang. Kami berharap agar para konten creator dapat menggali potensi wisata Takalar lebih dalam, serta menghadirkan konten yang tidak hanya menarik tetapi juga mendidik dan menggugah minat para wisatawan untuk datang berkunjung,” tutup Bupati Takalar.














