MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja di kota ini. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui kolaborasi dengan Balai Besar Pengembangan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dalam program Makassar Creative Hub (MCH). Program ini bertujuan menciptakan tenaga kerja yang kompeten, terampil, dan siap bersaing di pasar global. (Kamis, 17/03/2025)
Ke depan, Pemkot Makassar berencana untuk fokus pada pemetaan minat masyarakat dengan sistem trial and error class, di mana masyarakat dapat mengeksplorasi berbagai keterampilan untuk menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Selain itu, pengembangan pelatihan di bidang teknologi dan vokasi akan menjadi prioritas guna menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan modern. Makassar Creative Hub (MCH) diharapkan dapat menjadi wadah yang mendorong pengembangan SDM lokal sebagai fondasi utama dalam pembangunan Kota Makassar yang gemilang dan siap bersaing di era globalisasi.
Pemerintah Kota Makassar juga berencana untuk melibatkan berbagai pihak, baik sektor swasta maupun lembaga pendidikan, dalam mendukung program ini. Melalui kemitraan yang luas, diharapkan dapat tercipta pelatihan yang lebih terfokus dan aplikatif, sehingga tenaga kerja yang dihasilkan tidak hanya terampil, tetapi juga siap untuk menghadapi tantangan industri yang terus berkembang. Dengan demikian, Makassar dapat menjadi pusat inovasi dan pengembangan SDM yang dapat diandalkan di tingkat regional maupun nasional.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Makassar akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap program ini, untuk memastikan bahwa pelatihan dan pengembangan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Melalui Makassar Creative Hub, diharapkan lebih banyak individu yang dapat menciptakan peluang usaha sendiri, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Makassar di pasar global yang semakin kompetitif.














