BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan pentingnya peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri pengukuhan pengurus Dekranasda, Tim Pembina Posyandu, dan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng, di Tribun Pantai Seruni, Senin, 21 April 2025.
Di hadapan ratusan peserta yang hadir, Uji Nurdin—sapaan akrab Bupati—mengajak seluruh pengurus Dekranasda untuk menjadikan setiap desa dan kelurahan sebagai pusat inovasi kerajinan lokal. Ia mendorong terwujudnya program “Satu Desa Satu Produk” sebagai langkah nyata melahirkan 67 produk khas Bantaeng yang berdaya saing hingga ke pasar nasional.
“Melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, setiap desa dan kelurahan harus mampu melahirkan produk unggulan. Ini akan menjadi wajah ekonomi kreatif Bantaeng ke depannya,” ujar Uji Nurdin.
Tak hanya soal produksi, Uji Nurdin juga menyoroti pentingnya edukasi dalam pola pemasaran UMKM. Menurutnya, strategi penjualan dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar menjadi kunci agar pelaku usaha kecil bisa berkembang secara berkelanjutan.
“Kita harus belajar diferensiasi produk, bagaimana menjual sesuatu yang khas dan dibutuhkan. Ini akan membuat UMKM kita lebih tahan banting dan mampu bersaing,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, mengajak seluruh organisasi perempuan di Bantaeng untuk bangkit dan berdaya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan peran pemberdayaan masyarakat secara aktif dan nyata.
“Saatnya perempuan tidak hanya menjadi pelengkap. Kita punya peran strategis dalam membentuk generasi hebat dan keluarga yang mandiri,” tutur Gunya.

Ia juga menegaskan bahwa jabatan sebagai pengurus bukan sekadar titel, tetapi amanah untuk membawa perubahan dan mendekatkan diri pada masyarakat.
Momentum pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Dinas PMDPPPA dan Yayasan Bantuan Hukum Perempuan & Anak Bangkit. Kerja sama ini difokuskan pada pembinaan, perlindungan, dan pendampingan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bantaeng.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab, Staf Ahli Dekranasda Hj. Liestiaty F. Nurdin, Ketua GOW Hj. Rahmah Arsyad, Ketua DWP Hj. Vinka Nandakasih, serta sejumlah pimpinan organisasi perempuan, perwakilan Forkopimda, dan para pimpinan OPD.**(Bars)














