BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, S.Sos., M.I.Kom, menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Cabang Bulukumba, Selasa (22/4/2025). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD dengan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Forki Bulukumba untuk menyampaikan harapan dan program kerja mereka dalam pengembangan olahraga karate di Bumi Panrita Lopi. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dalam membina atlet-atlet muda yang berpotensi membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Syahruni Haris menyambut baik inisiatif Forki dan menyatakan komitmennya untuk mendukung kemajuan dunia olahraga di Bulukumba, khususnya cabang karate yang telah banyak melahirkan atlet berprestasi.
“DPRD Bulukumba tentu sangat mendukung segala bentuk kegiatan pembinaan generasi muda, termasuk di bidang olahraga. Forki memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai disiplin dan sportivitas sejak dini. Kami siap bersinergi untuk itu,” ujarnya.
Ia juga mendorong Forki untuk terus menjalin kolaborasi dengan sekolah-sekolah dan komunitas pemuda dalam menjaring bibit-bibit baru atlet karate yang dapat dibina secara profesional. Diharapkan, ke depan, Forki Bulukumba dapat semakin berkembang dan mengharumkan nama daerah di kancah provinsi maupun nasional.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus Forki juga menyampaikan beberapa kebutuhan mendasar seperti fasilitas latihan, peralatan olahraga, dan dukungan anggaran untuk mengikuti berbagai kejuaraan. Harapannya, DPRD Bulukumba dapat menjadi jembatan agar Forki memperoleh dukungan yang lebih maksimal.
Menutup pertemuan, Syahruni Haris menegaskan bahwa DPRD siap mengawal aspirasi dari organisasi olahraga seperti Forki agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan bidang kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Bulukumba. Ia berharap, Forki dapat terus menjadi garda terdepan dalam mencetak atlet karate andalan daerah.














