Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

DPRD Kota Makassar Sampaikan Apresiasi pada Peringatan Hari Buruh 2025: “Setiap Profesi Layak Dihargai”

badge-check


					DPRD Kota Makassar Sampaikan Apresiasi pada Peringatan Hari Buruh 2025: “Setiap Profesi Layak Dihargai” Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada Kamis, 1 Mei 2025, DPRD Kota Makassar menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pekerja yang menjadi garda penting pembangunan kota.

Melalui akun resmi media sosialnya, DPRD Makassar menulis pesan penuh makna:

“Setiap profesi memiliki ceritanya masing-masing, namun satu hal yang pasti: semua layak untuk dihargai.”

Pimpinan beserta anggota DPRD Kota Makassar juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi kaum buruh:

“Selamat Hari Buruh 2025 untuk para pejuang yang terus melangkah meski diterpa kerasnya kehidupan. Setiap hak kalian layak untuk diperjuangkan.”

Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei memiliki sejarah panjang sebagai simbol perjuangan kelas pekerja untuk mendapatkan hak-hak industrial dan kondisi kerja yang lebih baik. Di banyak negara, termasuk Indonesia, tanggal ini ditetapkan sebagai hari libur nasional sebagai wujud penghormatan atas kontribusi buruh dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

Perjuangan tersebut berawal dari kondisi kerja yang buruk pada awal abad ke-19, ketika jam kerja pekerja di Eropa Barat dan Amerika Serikat bisa mencapai 19 hingga 20 jam per hari dengan upah rendah dan lingkungan kerja tidak layak.

Salah satu tonggak sejarah penting terjadi pada 1806 ketika pekerja Cordwainers di Amerika Serikat menggelar aksi mogok menuntut pembatasan jam kerja. Meski para penggerak aksi menghadapi proses hukum, peristiwa tersebut menjadi awal kesadaran kolektif untuk menuntut jam kerja yang manusiawi.

Sejak saat itu, gerakan buruh di seluruh dunia terus menggemakan tuntutan atas keadilan, kesejahteraan, dan hak-hak pekerja—sebuah perjuangan yang hingga kini menjadi fondasi peringatan Hari Buruh Internasional.

Dengan semangat tersebut, DPRD Kota Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghargai dan mendukung kontribusi para pekerja yang menjadi pilar kemajuan kota.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA