MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, melakukan kunjungan ke asrama Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB) yang berada di Kota Makassar. Lokasi asrama yang dikunjungi meliputi Jalan Talasalapang I, Jalan Kancil Utara, dan Jalan Tamalanrea Indah.
Dalam kunjungannya, Bupati Uji Nurdin meninjau langsung kondisi fisik bangunan asrama yang dinilai cukup memprihatinkan. Ia menyebutkan beberapa kerusakan yang menjadi perhatian utama, seperti plafon yang rusak dan roboh, saluran air yang bocor, serta kondisi toilet yang tidak layak pakai.
“Beberapa bagian terlihat mendesak untuk segera diperbaiki. Kita akan menurunkan tim teknis untuk melakukan pengecekan lebih detail, sebelum dilakukan tindakan perbaikan,” ungkap Uji Nurdin.
Ia menegaskan, Pemkab Bantaeng akan mengambil langkah cepat untuk perbaikan pada bagian yang paling prioritas, sementara untuk rehabilitasi secara menyeluruh direncanakan masuk dalam anggaran tahun 2026.
“Kita upayakan penanganan darurat secepatnya, namun untuk rehab total Insyaallah akan kita anggarkan tahun depan. Mohon bersabar dan tetap jaga fasilitas yang ada,” imbuhnya.
Selain itu, Bupati Uji juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif mahasiswa dalam menjaga dan merawat asrama sebagai aset bersama.
“Setelah diperbaiki, kami berharap seluruh mahasiswa bisa menjaga kebersihan dan merawat fasilitas ini. Karena asrama ini bukan hanya untuk kalian hari ini, tapi juga untuk adik-adik kita ke depan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum PP HPMB, Katsir Hamdana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kunjungan langsung dari Bupati Bantaeng. Ia menyebut bahwa kondisi asrama memang sudah lama tidak mendapat perhatian dari pemerintah.
“Alhamdulillah dan terima kasih kami sampaikan atas kunjungan serta komitmen Pak Bupati. Kondisi asrama kami memang sudah cukup lama memerlukan perbaikan, dan kami bersyukur ada perhatian langsung dari kepala daerah,” pungkas Katsir.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan perhatian terhadap kebutuhan mahasiswa Bantaeng di luar daerah, khususnya yang tinggal di fasilitas asrama. Pemerintah Kabupaten Bantaeng juga berencana menjalin komunikasi aktif dengan organisasi mahasiswa untuk memastikan kebutuhan mereka tetap terfasilitasi dengan baik.














