MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Makassar, Sabtu (24/05/2025)
Saat digelarnya Haflah Takharruj atau wisuda siswa kelas VI. Acara tersebut menjadi momen spesial bagi para siswa, guru, dan orang tua yang selama enam tahun telah bersama membangun kisah di madrasah tercinta.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Haflah Takharruj dilaksanakan di lingkungan sekolah, sebagai tindak lanjut dari arahan Bapak Wali Kota Makassar agar kegiatan penamatan tidak dilakukan di luar sekolah. Meski lebih sederhana, acara berlangsung khidmat dan tak kalah meriah.
Acara dibuka dengan penampilan Tari Empat Etnis, yang menggambarkan keberagaman budaya di Sulawesi Selatan. Suasana makin mengharukan saat tiga siswa tampil membawakan musikalisasi puisi yang mengisahkan perjalanan mereka selama enam tahun di bangku madrasah.
“Langkah kecil kami dulu kini mantap menapak masa depan.
Dari halaman sekolah yang dulu terasa asing,
Kini begitu berat untuk kami tinggalkan.
Terima kasih, guru tercinta…
Ilmumu, sabarmu, cintamu…
Telah menjadi cahaya dalam hidup kami.”
Tangis haru pun pecah di antara orang tua dan guru yang menyaksikan, menandai betapa dalamnya ikatan batin yang telah terjalin selama ini.
Ketua Panitia, Bapak Irsan Iskandar, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat.
“Terima kasih kepada Ibu Kepala Madrasah, seluruh guru dan staf, serta para orang tua yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Haflah ini adalah hasil kolaborasi dan semangat bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Kota Makassar, Hj. Marsufa, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menyampaikan pesan yang penuh makna kepada para siswa dan orang tua.
“Hari ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan baru. Enam tahun lalu, anak-anak datang dengan wajah polos dan langkah kecil. Kini, mereka tumbuh menjadi pribadi tangguh dan siap menatap masa depan. Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari proses itu. Dan hari ini, kami serahkan kembali mereka kepada Bapak/Ibu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada madrasah kami,” ujarnya.

Dalam sesi kesan dan pesan, perwakilan orang tua siswa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi para guru selama ini.
“Alhamdulillah, saya sebagai orang tua mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh guru, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6, yang telah membimbing anak-anak kami hingga bisa berada di titik ini. Ini bukan hal yang mudah, karena mendidik anak-anak di masa transisi dari usia kanak-kanak menuju usia sekolah dasar adalah sebuah tantangan besar. Terima kasih atas kesabaran, ketulusan, dan kerja keras Bapak/Ibu Guru,” ujarnya haru.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Siswa-siswi tampak saling berpelukan, mengabadikan momen terakhir mereka sebagai keluarga besar MIN 1 Kota Makassar. Bagi banyak orang, hari itu bukan sekadar penamatan, tapi juga perayaan atas cinta, perjuangan, dan kenangan indah yang akan terus hidup dalam hati.**(Bars)














