Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

Uncategorized

Anggota DPRD Makassar Soroti Pemangkasan Isi Amplop Reses, Minta Wali Kota Lakukan Evaluasi

badge-check


					Anggota DPRD Makassar Soroti Pemangkasan Isi Amplop Reses, Minta Wali Kota Lakukan Evaluasi Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Adi Akbar, menyampaikan keluhan terkait pengurangan isi amplop bagi peserta reses dibanding tahun sebelumnya.

Dalam rapat paripurna pengumuman rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun 2024, Selasa, 27 Mei 2025, Adi menuturkan bahwa biasanya peserta reses menerima amplop berisi Rp100 ribu, namun tahun ini jumlahnya berkurang.

“Kalau kita buka amplopnya Rp100 ribu itu luar biasa, sempat kami rasakan. Tapi sekarang jadi beban kami. Jangan sampai dikira anggota dewan yang mengurangi, padahal ini bukan kepentingan pribadi,” ujarnya.

Adi menceritakan pengalamannya turun ke masyarakat untuk mendengar aspirasi, termasuk terkait pengerukan drainase di daerah pemilihannya. Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah tokoh masyarakat dan lurah setempat. Namun, ia justru mendapat keluhan warga soal pengurangan isi amplop.

“Mereka bertanya apa yang bisa dimakan setelah turun begini,” tuturnya, menggambarkan suasana pertemuan.

Adi menegaskan kehadirannya dalam reses murni untuk menampung aspirasi warga, bukan untuk kepentingan pribadi, sehingga ia meminta Pemkot Makassar memperhatikan kondisi tersebut.

“Saya harap Pak Wali bisa mengerti dengan kondisi kami di sini,” tambahnya.

Ketua DPRD Makassar, Supratman, kemudian memotong interupsi Adi dan menilai persoalan tersebut lebih tepat dibahas dalam rapat teknis.

“Itu teknis sekali,” ucap Supratman singkat.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi menekankan pentingnya komunikasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Itu bukan hanya dari Pemkot, tetapi instruksi yang kita jalankan dan kita interpretasi bersama. Kalau komunikasi terjalin baik, tentu bisa diselesaikan,” kata Appi.

Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda utama pembahasan rekomendasi LKPJ Wali Kota 2024.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA