Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Ketua Komisi I DPRD Bulukumba Hadiri Sarasehan Moderasi Beragama

badge-check


					Suasana kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Masyarakat yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba. (dok.ist) Perbesar

Suasana kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Masyarakat yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba. (dok.ist)

BULUKUMBA, CAHAYASULSEL.COM — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba, Alkhaisar Jainar Ikrar, S.H., M.Si, menghadiri kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Masyarakat yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas lembaga, di antaranya perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bulukumba, perwakilan Kementerian Agama, pimpinan Baznas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para tamu undangan lainnya.

Sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat pemahaman bersama tentang pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, Dr. H. Saprillah, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda sosialisasi dan refleksi atas keberagaman yang hidup di tengah masyarakat Bulukumba.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan sosial dan spiritual antarumat beragama, menciptakan keharmonisan, serta membangun jembatan intelektual dan emosional yang sehat di tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sikap saling menghargai, tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, budaya, maupun suku.

“Kita berharap melalui sarasehan ini, akan tumbuh semangat kebersamaan dan toleransi yang lebih kokoh dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Sarasehan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai kalangan, termasuk organisasi keagamaan, pemuda lintas iman, akademisi, dan unsur birokrasi. Para peserta tampak aktif berdiskusi, berbagi pandangan, serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk menguatkan nilai-nilai moderasi di level akar rumput.

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA