Menu ✖

Mode Gelap
Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak Appi Resmi Tinggalkan Golkar, Loyalis Makassar Tegaskan: “Kami Tetap Bersama Appi!” Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

BERANDA

Ketua Komisi I DPRD Bulukumba Hadiri Sarasehan Moderasi Beragama

badge-check


					Suasana kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Masyarakat yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba. (dok.ist) Perbesar

Suasana kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Masyarakat yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba. (dok.ist)

BULUKUMBA, CAHAYASULSEL.COM — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba, Alkhaisar Jainar Ikrar, S.H., M.Si, menghadiri kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Masyarakat yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas lembaga, di antaranya perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bulukumba, perwakilan Kementerian Agama, pimpinan Baznas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para tamu undangan lainnya.

Sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat pemahaman bersama tentang pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, Dr. H. Saprillah, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda sosialisasi dan refleksi atas keberagaman yang hidup di tengah masyarakat Bulukumba.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan sosial dan spiritual antarumat beragama, menciptakan keharmonisan, serta membangun jembatan intelektual dan emosional yang sehat di tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sikap saling menghargai, tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, budaya, maupun suku.

“Kita berharap melalui sarasehan ini, akan tumbuh semangat kebersamaan dan toleransi yang lebih kokoh dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Sarasehan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai kalangan, termasuk organisasi keagamaan, pemuda lintas iman, akademisi, dan unsur birokrasi. Para peserta tampak aktif berdiskusi, berbagi pandangan, serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk menguatkan nilai-nilai moderasi di level akar rumput.

Baca Lainnya

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

5 Oktober 2026 - 18:03 WITA

Appi Resmi Tinggalkan Golkar, Loyalis Makassar Tegaskan: “Kami Tetap Bersama Appi!”

5 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Trending di BERANDA