MAKASSAR. CAHAYASULSEL.COM – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota demi mengatasi tertundanya sejumlah program strategis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar pasca Pemilu 2024. Pernyataan itu disampaikan Selasa (4/6/2025), menanggapi persoalan efisiensi anggaran yang menghambat kinerja KPU.
Ketua KPU Makassar, Andi Muhammad Yasir Arafat, sebelumnya mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran membuat dua program utama tidak berjalan, salah satunya pemutakhiran data pemilih. Program ini kian mendesak karena terdapat penambahan sekitar 125.000 data pemilih baru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Menanggapi hal tersebut, Supratman menegaskan komitmen DPRD untuk menjadi jembatan koordinasi antara KPU dan Pemkot, khususnya dalam dukungan pendanaan. “Hampir semua program KPU Makassar tertunda, termasuk pemutakhiran data pemilih. Kami berharap Pemkot bisa segera mengalokasikan anggaran, dan DPRD siap memfasilitasi agar proses demokrasi tetap berjalan lancar,” ujarnya.
KPU Makassar sendiri telah menjajaki dukungan lintas institusi untuk memastikan keberlanjutan tugas-tugas strategis. Salah satu langkah konkret adalah mengadakan dialog langsung dengan DPRD Makassar. “Kami sudah melakukan diskusi, dan alhamdulillah, Ketua DPRD memberikan respons positif dan berkomitmen menyampaikan hal ini ke Wali Kota,” kata Andi Yasir.
Dengan dukungan DPRD serta harapan kolaborasi bersama Pemkot Makassar, KPU optimistis program-program yang sempat tertunda dapat segera direalisasikan demi menjaga kelancaran tahapan demokrasi di kota ini.














