Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

DPRD Makassar Panggil Direksi PDAM, Soroti Polemik Dana Cadangan

badge-check


					DPRD Makassar Panggil Direksi PDAM, Soroti Polemik Dana Cadangan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – DPRD Kota Makassar akan memanggil jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam agenda monitoring dan evaluasi (monev) yang dijadwalkan bulan ini. Pemanggilan ini menyoroti polemik dana cadangan perusahaan yang tengah menjadi sorotan publik.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari PDAM terkait persoalan tersebut. Meski demikian, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dan menindaklanjuti isu ini secara transparan.

“Pemanggilan dilakukan untuk memastikan kebijakan direksi PDAM tidak menyalahi aturan, khususnya dalam pengelolaan dana cadangan yang nilainya mencapai miliaran rupiah,” tegas Basdir.

Sebelumnya, mantan Direktur Utama PDAM Makassar, Beni Iskandar, telah diperiksa Kejaksaan Tinggi Sulsel terkait dugaan penyimpangan dana cadangan. Ia membantah tudingan itu dan memastikan dana sebesar Rp14 miliar masih aman tersimpan di bank.

Beni menjelaskan, selama masa kepemimpinannya kas PDAM meningkat signifikan dari Rp25 miliar menjadi Rp44 miliar, berbeda dengan periode sebelumnya yang disebut menghabiskan dana besar dari total Rp132 miliar. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama Payment Point Online (PPO) dengan BTN sudah berlangsung sejak sebelum ia menjabat, dan dirinya hanya melanjutkan serta memperbaiki perjanjian tersebut.

Selain itu, Beni mengungkap adanya kejanggalan sistem pembayaran PPO sebelum masa jabatannya, termasuk permintaan pembayaran langsung kepada vendor sebesar Rp315 juta tanpa melalui rekening resmi PDAM, yang dinilai tidak wajar.

DPRD Makassar memastikan pemanggilan direksi PDAM menjadi langkah penting untuk menggali fakta, menjaga transparansi, dan memastikan pengelolaan BUMD tetap akuntabel.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA