Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

DPRD Makassar Bahas RPJMD 2025–2029, Pemkot Fokus pada Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

badge-check


					DPRD Makassar Bahas RPJMD 2025–2029, Pemkot Fokus pada Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna di Gedung DPRD pada Jumat (13/6/2025) untuk menyampaikan tanggapan resmi atas pemandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa RPJMD ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat sekaligus peta jalan pembangunan kota yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

“RPJMD menjadi panduan arah kebijakan lima tahun ke depan, memastikan pembangunan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Untuk menjaga keamanan lingkungan, Pemkot berkomitmen mengoptimalkan peran Linmas, Babinsa, Babinkamtibmas, dan tokoh agama. Komunikasi Umat Beragama (KUB) di tingkat kelurahan juga akan diperkuat sebagai upaya menjaga kerukunan dan ketenteraman warga.

Di sektor seni, budaya, dan teknologi, Pemkot berencana mengembangkan ekosistem kreatif berbasis riset dan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Dukungan kepada pelaku industri kreatif akan diberikan melalui pelatihan dan program pendampingan agar inovasi lokal semakin kompetitif.

Munafri menegaskan komitmen pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sistem pemerintahan digital terus dikembangkan untuk memperkuat partisipasi publik dan menekan potensi penyalahgunaan wewenang.

Pemkot juga memprioritaskan peningkatan infrastruktur, termasuk di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Perbaikan jalan, drainase, dan sanitasi akan digenjot guna memastikan pemerataan pembangunan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga.

Prinsip pembangunan inklusif diterapkan dengan menyediakan fasilitas ramah difabel di ruang publik. Di sisi lain, pemerintah berjanji menegakkan aturan AMDAL secara ketat terhadap setiap proyek besar, dilengkapi evaluasi rutin dan sanksi tegas jika terjadi pelanggaran.

Dengan komitmen tersebut, Pemkot Makassar optimistis RPJMD 2025–2029 akan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan kota yang lebih maju, berdaya saing, dan ramah bagi seluruh warganya.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA