Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

DPRD Makassar Bahas RPJMD 2025–2029, Pemkot Fokus pada Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

badge-check


					DPRD Makassar Bahas RPJMD 2025–2029, Pemkot Fokus pada Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna di Gedung DPRD pada Jumat (13/6/2025) untuk menyampaikan tanggapan resmi atas pemandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa RPJMD ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat sekaligus peta jalan pembangunan kota yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

“RPJMD menjadi panduan arah kebijakan lima tahun ke depan, memastikan pembangunan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Untuk menjaga keamanan lingkungan, Pemkot berkomitmen mengoptimalkan peran Linmas, Babinsa, Babinkamtibmas, dan tokoh agama. Komunikasi Umat Beragama (KUB) di tingkat kelurahan juga akan diperkuat sebagai upaya menjaga kerukunan dan ketenteraman warga.

Di sektor seni, budaya, dan teknologi, Pemkot berencana mengembangkan ekosistem kreatif berbasis riset dan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Dukungan kepada pelaku industri kreatif akan diberikan melalui pelatihan dan program pendampingan agar inovasi lokal semakin kompetitif.

Munafri menegaskan komitmen pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sistem pemerintahan digital terus dikembangkan untuk memperkuat partisipasi publik dan menekan potensi penyalahgunaan wewenang.

Pemkot juga memprioritaskan peningkatan infrastruktur, termasuk di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Perbaikan jalan, drainase, dan sanitasi akan digenjot guna memastikan pemerataan pembangunan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga.

Prinsip pembangunan inklusif diterapkan dengan menyediakan fasilitas ramah difabel di ruang publik. Di sisi lain, pemerintah berjanji menegakkan aturan AMDAL secara ketat terhadap setiap proyek besar, dilengkapi evaluasi rutin dan sanksi tegas jika terjadi pelanggaran.

Dengan komitmen tersebut, Pemkot Makassar optimistis RPJMD 2025–2029 akan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan kota yang lebih maju, berdaya saing, dan ramah bagi seluruh warganya.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA