Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Muchlis Dorong Pemerataan PPDB dan Peningkatan Daya Tampung Sekolah di Makassar

badge-check


					Muchlis Dorong Pemerataan PPDB dan Peningkatan Daya Tampung Sekolah di Makassar Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, menyoroti pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini yang kini resmi menggunakan empat jalur: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Perluasan skema tersebut, katanya, menjadi penyempurnaan dari sistem sebelumnya sekaligus menindaklanjuti kasus tahun lalu ketika lebih dari 1.000 calon siswa gagal memperoleh NISN karena tidak masuk dalam sistem Dapodik.

“Kementerian Pendidikan kini melakukan pengawasan ketat untuk memastikan seluruh jalur resmi berjalan adil dan transparan,” ujarnya.

Muchlis menilai ketidakseimbangan kapasitas antara SD dan SMP di Makassar masih menjadi persoalan utama. Ia mendorong Dinas Pendidikan menambah ruang belajar di sekolah negeri maupun swasta agar semua lulusan SD mendapat tempat.

“Kalau perlu seperti di Bandung, satu kelas bisa menampung hingga 50 siswa. Kita juga bisa meniru Jakarta yang membantu sekolah swasta menampung siswa negeri tanpa menambah beban biaya,” terangnya.

Sebagai solusi jangka panjang, ia mengusulkan pembangunan gedung sekolah bertingkat di kecamatan yang belum memiliki SMP, sekaligus pemerataan fasilitas dan peningkatan kualitas guru di wilayah pinggiran.

“Semua sekolah di Makassar harus bisa menjadi sekolah unggulan, baik dari segi tenaga pengajar, fasilitas, maupun sarana pendukung,” tegas legislator Fraksi PPP ini.

Menanggapi maraknya isu “jalur belakang” dalam PPDB, Muchlis menekankan hanya empat jalur resmi yang diakui aturan. Ia meminta aparat terkait menindak tegas oknum yang terbukti menyalahgunakan wewenang, termasuk kemungkinan pencopotan jabatan.

“Tidak boleh ada toleransi bagi pihak yang merusak integritas PPDB. Sanksi harus jelas agar memberi efek jera,” tegasnya.

Ia juga mengimbau orang tua agar tidak hanya berfokus pada sekolah favorit, mengingat kualitas sekolah di Makassar kini semakin merata.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA