Menu

Mode Gelap
DWP Makassar Bersama Bhayangkari Brimob Perkuat Kesadaran Pilah Sampah dari Lingkungan Keluarga Partai Perindo Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Tallo Ketua Fraksi Demokrat Sulsel Fatma Wahyuddin Hadir di Lokasi Kebakaran Tallo, Warga Sampaikan Terima Kasih PKP Angkatan XXIV: Sekda Makassar Tekankan Pentingnya Manajemen Mutu untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Auditor KONI Klarifikasi Polemik Dana Hibah, Tegaskan Pengelolaan Sesuai Aturan Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital, Bapenda Makassar Matangkan Strategi Optimalisasi PAD Lewat Rapat Koordinasi

BERANDA

Rasionalisasi 200 Pegawai PD Pasar Makassar Raya Jadi Sorotan DPRD

badge-check


					Rasionalisasi 200 Pegawai PD Pasar Makassar Raya Jadi Sorotan DPRD Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Rencana efisiensi besar-besaran di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya menuai perhatian serius DPRD Kota Makassar. Sekitar 200 karyawan direncanakan terkena rasionalisasi. (21/06/25)

Anggota Komisi B DPRD, Hartono, menegaskan bahwa langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) hanya bisa diterima bila dijalankan secara profesional dan transparan, bukan sebagai ajang “ganti pemain” karena kedekatan personal.

“Pengurangan pegawai boleh saja jika jumlahnya memang melebihi kebutuhan operasional. Tapi kriterianya harus jelas—siapa yang diberhentikan dan siapa yang tetap. Jangan sampai PHK dilakukan sembarangan,” tegas Hartono.

Hartono menambahkan, PHK seharusnya menjadi bagian dari perbaikan kinerja dan peningkatan profit perusahaan. “Kalau ada pengurangan pegawai, harus diikuti peningkatan profit yang sepadan,” ujarnya.
Ia memastikan Komisi B DPRD akan mengawasi agar efisiensi benar-benar berdasarkan kebutuhan bisnis, bukan kepentingan tertentu.

Plt Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arif, mengungkapkan rasionalisasi diperlukan karena perusahaan mengalami kerugian bertahun-tahun. Ia menyebut saat ini manajemen tengah memperkuat sistem internal, mulai dari perbaikan sumber daya manusia hingga digitalisasi laporan keuangan.

“Saya sedang membangun database pedagang di 18 pasar yang kami kelola. Digitalisasi ini penting untuk menutup celah kebocoran pendapatan,” jelasnya.

Menurut Ali, PD Pasar sempat merugi hingga Rp190 juta per bulan selama tiga bulan berturut-turut. Namun kini kondisi membaik, bahkan mencatat surplus Rp435 juta. Ia optimistis target laba Rp2 miliar tahun ini bisa tercapai.

Saat ini PD Pasar memiliki lebih dari 500 karyawan, jumlah yang dinilai memberatkan operasional. Gaji pegawai sudah ditekan dari Rp900 juta menjadi Rp800 juta per bulan. Sekitar 30–50 pegawai tidak disiplin telah diputus kontraknya, dan gelombang kedua efisiensi diperkirakan menyasar hingga 200 orang.

Ali menegaskan proses seleksi sepenuhnya berbasis asesmen kinerja, bukan tekanan politik atau kedekatan personal. “Kami harus tertib supaya perusahaan bisa hidup dan meraih keuntungan. Tren keuangan kami sudah positif,” katanya.

Selain efisiensi SDM, manajemen juga membenahi sistem keuangan dan pelaporan pajak agar lebih transparan dan akuntabel. Ali berharap, perbaikan ini dapat memotivasi karyawan sekaligus membuka peluang pengembangan karier bagi mereka yang berprestasi.

Baca Lainnya

DWP Makassar Bersama Bhayangkari Brimob Perkuat Kesadaran Pilah Sampah dari Lingkungan Keluarga

6 Agustus 2026 - 08:05 WITA

Partai Perindo Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Tallo

1 Agustus 2026 - 17:51 WITA

Ketua Fraksi Demokrat Sulsel Fatma Wahyuddin Hadir di Lokasi Kebakaran Tallo, Warga Sampaikan Terima Kasih

1 Agustus 2026 - 13:47 WITA

PKP Angkatan XXIV: Sekda Makassar Tekankan Pentingnya Manajemen Mutu untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

21 Juli 2026 - 16:50 WITA

Auditor KONI Klarifikasi Polemik Dana Hibah, Tegaskan Pengelolaan Sesuai Aturan

19 Juli 2026 - 21:52 WITA

Trending di BERANDA