BULUKUMBA, CAHAYASULSEL.COM — Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah, S.E, menerima kunjungan audiensi dari jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bulukumba bersama para pimpinan perguruan pencak silat se-Kabupaten Bulukumba. Pertemuan berlangsung hangat di Ruang Kerja Ketua DPRD pada Selasa (24/6/2025).
Audiensi ini digelar dalam rangka menyampaikan agenda Musyawarah Daerah (Musda) IPSI Bulukumba yang akan segera dilaksanakan. Tak hanya itu, pertemuan ini juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dari para pengurus perguruan pencak silat, yang secara terbuka meminta kesediaan Umy Asyiatun untuk menakhodai IPSI Bulukumba ke depan.
Usulan tersebut bukan tanpa alasan. Para tokoh pencak silat menilai Umy sebagai sosok pemimpin yang visioner, inklusif, dan berkomitmen tinggi terhadap pengembangan olahraga dan budaya lokal, khususnya seni bela diri pencak silat yang telah mengakar kuat di Bumi Panrita Lopi.
Mendengar aspirasi tersebut, Umy Asyiatun merespons dengan positif dan penuh tanggung jawab. Ia menyatakan kesiapannya menerima amanah jika memang dipercayakan untuk memimpin IPSI, seraya menegaskan bahwa keberhasilan organisasi bukan ditentukan oleh satu orang, tetapi hasil dari kerja kolektif semua unsur.
“Insya Allah, kalau diberikan amanah, saya siap menakhodai pencak silat di Bulukumba. Tentu ini bukan perjalanan pribadi, tetapi gerakan bersama untuk IPSI yang lebih kuat dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan IPSI sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda, serta memperkuat identitas budaya bangsa melalui jalur olahraga yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, etika, dan kearifan lokal.
Audiensi ini pun menjadi titik awal menuju arah baru IPSI Bulukumba—lebih solid, terbuka, dan siap menyongsong agenda-agenda besar ke depan, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan datang.
Dengan dukungan DPRD dan seluruh elemen pencak silat, harapan besar tumbuh untuk menjadikan Bulukumba sebagai salah satu lumbung atlet pencak silat berprestasi di Sulawesi Selatan, bahkan di tingkat nasional.














