BULUKUMBA, CAHAYASULSEL.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Bulukumba menggelar Rapat Mitra Komisi dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, serta melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan APBD Triwulan II Tahun 2025. Rapat berlangsung pada Selasa, 1 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Komisi III DPRD Bulukumba.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Drs. H. Andi Pangerang Hakim (Fraksi PPP), bersama para anggota Komisi III lainnya yaitu Rizal Sarib, S.T (PKS), Andi Tenri Ita Maharani, S.Kom., MTA (PKS), Muh. Arief HS (Gerindra), H. Bahtiar (Golkar), Ir. Andi Erlina Halmin (PKB), Hj. Nuraidah (PAN), dan Drs. H. Syarifuddin (NasDem).
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja Komisi III turut hadir untuk memberikan pemaparan dan laporan, di antaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bulukumba.
Rapat ini menjadi ruang dialog strategis antara legislatif dan eksekutif dalam menelaah capaian pelaksanaan program sepanjang tahun anggaran 2024 dan mengevaluasi realisasi program APBD pada triwulan kedua tahun 2025. Fokus pembahasan mencakup efektivitas pelaksanaan anggaran, kendala teknis, serta usulan perbaikan dan penguatan program ke depan.
Ketua Komisi III, H. Andi Pangerang Hakim, dalam keterangannya menyampaikan bahwa evaluasi semacam ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab DPRD dalam memastikan anggaran daerah dikelola secara transparan, akuntabel, dan berdampak langsung kepada masyarakat.
“Melalui rapat ini, kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan program, khususnya yang menyentuh sektor perumahan, permukiman, dan layanan informasi publik, dapat berjalan sesuai target dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk pengawasan, rapat ini juga dimaknai sebagai upaya memperkuat sinergi antar-lembaga, serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik, inovatif, dan partisipatif.
Dengan evaluasi yang menyeluruh dan diskusi terbuka bersama mitra kerja, Komisi III berharap program-program pembangunan yang telah dirancang tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga Bulukumba.














