Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Pedagang Pasar Terong Tolak Relokasi, Gelar Aksi di DPRD Makassar

badge-check


					Pedagang Pasar Terong Tolak Relokasi, Gelar Aksi di DPRD Makassar Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Puluhan pedagang yang sehari-hari berjualan di Jalan Sawi, kawasan Pasar Terong, menggelar aksi demonstrasi di halaman Gedung DPRD Kota Makassar pada Kamis (3/7/2025). Mereka menolak rencana relokasi lapak yang mereka sebut sebagai “penggusuran terselubung” oleh pemerintah kota.

Massa aksi yang tergabung dalam Persaudaraan Pedagang Pasar Terong Jalan Sawi (Sadar) datang membawa spanduk berisi seruan penolakan. Para pedagang menilai kebijakan relokasi dilakukan tanpa musyawarah, sosialisasi yang jelas, ataupun transparansi rencana lanjutan.

“Kami bukan menolak perbaikan pasar, tapi menolak jika relokasi dilakukan sepihak tanpa solusi jelas. Kami perlu kepastian tempat usaha agar tetap bisa mencari nafkah,” tegas salah satu perwakilan pedagang di tengah orasi.

Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan empat tuntutan pokok, di antaranya menolak pembongkaran lapak di sepanjang Jalan Sawi, menolak relokasi tanpa jaminan lokasi pengganti, serta mendesak DPRD Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terbuka bersama pihak-pihak terkait, termasuk Perumda Pasar.

Suasana sempat memanas saat pedagang memadati halaman dewan, namun aksi tetap berlangsung tertib. Anggota DPRD Makassar, Basdir, turun langsung menemui massa aksi dan berdialog singkat. Ia menegaskan bahwa aspirasi pedagang akan ditindaklanjuti dan berjanji memfasilitasi mediasi antara pedagang, pemerintah kota, dan Perumda Pasar untuk mencari jalan keluar yang menguntungkan semua pihak.

Basdir juga mengimbau pedagang untuk tetap menjaga kondusivitas sambil menunggu jadwal RDP. “Kami akan mengatur pertemuan resmi agar masalah ini bisa diselesaikan dengan cara yang adil dan terbuka,” ujarnya.

Aksi ini menjadi perhatian publik karena Pasar Terong dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan terbesar di Makassar. Warga sekitar berharap dialog yang dijanjikan DPRD dapat menghasilkan kesepakatan yang tidak merugikan pedagang maupun program penataan kota yang dicanangkan pemerintah.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA