TAKALAR, CAHAYASULSEL.COM — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus, kembali menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang bersih dan profesional. Dalam apel pagi bersama jajaran ASN di Kantor Bupati Takalar, Senin (7/7/2025), Firdaus menekankan bahwa seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Takalar harus mengedepankan kompetensi, kinerja, dan integritas.
“Sejak awal saya dan Pak Hengky berkomitmen, tidak ada jual beli jabatan. Jabatan apapun, hanya diberikan kepada mereka yang layak secara kinerja dan kemampuan,” tegas Firdaus di hadapan para ASN.
Firdaus secara terang-terangan menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menyuruh siapa pun untuk “mengurus” jabatan dengan cara ilegal. Ia juga memberi peringatan keras kepada pihak-pihak yang coba bermain di area abu-abu.
“Saya pastikan, jika ada yang meminta sesuatu atas nama jabatan, itu ilegal. Dan saya akan tindak tegas,” lanjutnya penuh penekanan.
Komitmen anti transaksional ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh ASN bahwa era birokrasi “balas jasa” sudah berakhir. Firdaus mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan transformasi menuju pemerintahan yang transparan, bersih, dan berorientasi pada hasil kerja nyata.
“Kalau memang kinerja Anda bagus dan sesuai harapan, sangat mungkin Anda mendapatkan posisi yang lebih tinggi. Tapi semua berdasarkan evaluasi kerja, bukan koneksi,” ujarnya.
Langkah ini mendapat dukungan dari sejumlah ASN muda yang mengaku lebih termotivasi bekerja karena merasa sistem promosi jabatan akan lebih fair dan berbasis














