MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Semarak menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80 semakin terasa dengan dibukanya Liga Sepak Bola Mini Kokolojia 2025 yang mengusung tema “Festival Warga Merdeka: Melangkah Bersama Mulia”, Sabtu (12/7).
Ajang olahraga yang digelar dengan nuansa kebersamaan dan nasionalisme ini menjadi magnet antusiasme warga setempat.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting di dunia sepak bola dan olahraga masyarakat, seperti mantan pemain legendaris PSM Makassar, Ronal Fagundes, serta Ananda Rehan, pemain muda PSM sekaligus punggawa Tim Nasional Indonesia.
Tak hanya itu, dukungan penuh terhadap kegiatan ini juga datang dari Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar, Bapak Andi Rian Adrianto, yang turut hadir dan membuka langsung perhelatan.
“Ajang seperti ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang semangat kebersamaan, sportivitas, dan menciptakan ruang sehat bagi warga,” ujar Andi Rian dalam sambutannya.
Ronal Fagundes, yang ikut memberi motivasi kepada para peserta, mengapresiasi semangat para pemain muda.
“Di lapangan ini mungkin lahir talenta besar berikutnya. Jangan pernah remehkan mimpi, karena semua bintang besar juga lahir dari turnamen-turnamen kecil seperti ini,” ungkapnya.
Sementara Ananda Rehan mengaku bangga bisa terlibat di kegiatan akar rumput seperti ini.
“Saya dulu juga mulai dari lapangan-lapangan seperti ini. Tetap semangat, dan jadikan olahraga sebagai gaya hidup,” ujarnya.
Antusiasme warga pun membuktikan bahwa turnamen ini dinanti-nantikan. Siswanto Selaku Pjs Ketua RW 03 Kokolojia ,mengatakan bahwa liga ini menjadi momen silaturahmi antarwarga.
“Sudah lama kami tunggu-tunggu kegiatan seperti ini. Rasanya kampung jadi hidup kembali. Anak-anak senang, orang tua juga kumpul bersatu,” ucapnya.
Senada dengan itu, Cancu, tokoh muda setempat, menilai liga mini ini sebagai bentuk pembuktian bahwa warga Kokolojia bisa mandiri menghidupkan semangat kebersamaan.
“Ini bukan cuma soal bola, tapi ini tentang rasa memiliki. Tentang bagaimana kita bisa bangga jadi bagian dari lingkungan ini,” tegasnya.
Kegiatan yang akan berlangsung selama sebulan ini akan mempertemukan belasan tim dari berbagai wilayah dengan sistem kompetisi yang menarik. Liga ini tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga wadah pembinaan bakat, serta simbol kekompakan warga menyambut kemerdekaan.**(Bars)














