Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Bupati Bantaeng Hadiri Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bonto Atu: Dorong Percepatan Penurunan Stunting

badge-check


					Bupati Bantaeng Hadiri Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bonto Atu: Dorong Percepatan Penurunan Stunting Perbesar

BANTAENG, CAHAYASULSEL.COM — Upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Bantaeng terus digencarkan. Salah satunya melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai disalurkan di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Selasa, 15 Juli 2025.

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Bonto Atu. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita non-PAUD, demi memastikan pemenuhan gizi dan mencegah risiko stunting sejak dini.

“Kegiatan MBG ini bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk ibu hamil dan menyusui. Kalau dari kecil gizi mereka tidak terpenuhi, tumbuh kembangnya akan terganggu. Melalui program seperti ini, kita berharap angka stunting bisa ditekan dan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Insya Allah, mereka akan jadi pemimpin masa depan,” tegas Bupati Fauzy.

Ia secara khusus meminta perhatian ekstra terhadap pemenuhan gizi di Bonto Atu, yang disebutnya sebagai wilayah ‘tetangga langsung’ dari rumah jabatan bupati.

“Saya minta perhatian khusus untuk Bonto Atu. Ibu-ibu hamil dan anak-anak di sini harus dijaga betul asupan gizinya. Ini tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.

Program MBG di Bantaeng mendapatkan dukungan luas dari Forkopimda. Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf Eka Agus Indarta, menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang aktif melaksanakan program tersebut.

“Sampai hari ini, sudah ada tujuh titik dapur MBG di Bantaeng. Program ini sangat baik, karena bukan hanya menurunkan stunting, tapi juga mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa MBG merupakan arahan langsung Presiden yang tidak hanya menyasar gizi, tetapi juga membawa manfaat berlapis—dari pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Acara ini juga dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya:

Kajari Bantaeng Satria Abdi,

Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab,

Kapolsek Tompobulu Iptu Abd. Karim mewakili Kapolres Bantaeng,

Panitera PN Bantaeng Abidin,

Ketua Persit KCK Cab. XXVII Kodim 1410 Ny. Mery Eka Agus Indarta,

Plt. Kepala DPPKB Fiqih Seftiriyanti Luhulima,

Camat Bissappu Sitti Juhaedah.

Dengan kehadiran berbagai pihak, program MBG diharapkan menjadi pemicu semangat bersama dalam mewujudkan generasi Bantaeng yang sehat, cerdas, dan bebas stunting

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA