Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

DPRD Makassar Janji Kawal Hak Pendidikan, LMP Desak Evaluasi PPDB

badge-check


					DPRD Makassar Janji Kawal Hak Pendidikan, LMP Desak Evaluasi PPDB Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal hak pendidikan bagi seluruh anak, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pernyataan itu disampaikan usai aksi demonstrasi Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Selatan yang menyoroti polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.

Dalam dialog langsung dengan massa aksi di halaman Kantor DPRD, Ari menekankan bahwa lembaganya tidak pernah mengabaikan keresahan masyarakat terkait akses sekolah. “LMP adalah bagian dari keluarga besar saya. Saya berdiri bersama rakyat, terutama dalam urusan pendidikan,” ucapnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa DPRD lepas tangan dalam masalah PPDB. Ari menegaskan sejak lama ia konsisten memperjuangkan kesempatan sekolah negeri yang adil bagi semua kalangan. “Menyuruh anak dari keluarga miskin masuk ke sekolah swasta tanpa dukungan negara sama saja melanggar konstitusi,” tegasnya.

Menurut Ari, sistem seleksi PPDB memang perlu evaluasi menyeluruh agar tidak menjadi penghalang bagi siswa prasejahtera. Ia memastikan DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan, wali kota, orang tua siswa, serta kelompok masyarakat sipil untuk merumuskan solusi nyata. “Saya tidak mau hanya memberi janji. Dalam waktu dekat kita buktikan lewat RDP agar semua jelas dan ada tindakan nyata. Tidak boleh ada satu pun anak Makassar yang putus sekolah karena aturan yang tidak berpihak,” ujarnya.

Ari menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak, bukan hanya sebagian kelompok.

Sebelumnya, LMP Sulsel bersama warga menggelar aksi di DPRD menuntut perombakan sistem PPDB, pencopotan Kepala Dinas Pendidikan Makassar, hingga investigasi dugaan nepotisme pada jalur afirmasi. Mereka juga mendesak DPRD segera turun tangan melalui RDP sebagai bentuk tanggung jawab atas aspirasi masyarakat.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA