Menu

Mode Gelap
DWP Makassar Bersama Bhayangkari Brimob Perkuat Kesadaran Pilah Sampah dari Lingkungan Keluarga Partai Perindo Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Tallo Ketua Fraksi Demokrat Sulsel Fatma Wahyuddin Hadir di Lokasi Kebakaran Tallo, Warga Sampaikan Terima Kasih PKP Angkatan XXIV: Sekda Makassar Tekankan Pentingnya Manajemen Mutu untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Auditor KONI Klarifikasi Polemik Dana Hibah, Tegaskan Pengelolaan Sesuai Aturan Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital, Bapenda Makassar Matangkan Strategi Optimalisasi PAD Lewat Rapat Koordinasi

BERANDA

Sekolah Alam Bosowa Tanamkan Nilai Anti-Bullying Lewat Nonton Bareng dan Diskusi Film Animasi

badge-check


					Sekolah Alam Bosowa Tanamkan Nilai Anti-Bullying Lewat Nonton Bareng dan Diskusi Film Animasi Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Sekolah Alam Bosowa punya cara kreatif dan menyenangkan dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini. Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekolah ini menggelar program edukatif bertema anti-bullying melalui pemutaran film animasi yang penuh pesan moral, Rabu (17/7).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru sebagai langkah awal mengenalkan pentingnya empati, keberanian, dan sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

Film animasi yang ditayangkan membawa kisah yang ringan namun menggugah, tentang pentingnya memahami perbedaan dan menumbuhkan keberanian untuk berkata jujur. Lewat tayangan tersebut, para siswa diajak menyelami makna dari tindakan bullying dan dampak negatif yang bisa ditimbulkannya, baik secara fisik maupun psikologis.

Setelah sesi nonton bareng, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh guru pendamping. Suasana hangat dan terbuka membuat para siswa leluasa berbagi pengalaman, menyampaikan pendapat, hingga berdiskusi soal bagaimana cara mencegah dan menghadapi tindakan bullying dengan sikap yang bijak.

Kepala Sekolah Alam Bosowa, Hairul, menegaskan bahwa penanaman nilai karakter harus dimulai sejak dini.

“Kami ingin membangun budaya sekolah yang ramah dan aman bagi semua. Dengan menanamkan nilai empati dan saling menghargai sejak hari pertama, kami berharap siswa tumbuh menjadi pribadi yang peduli, berani, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Alam Bosowa berharap para siswa tak hanya paham konsep anti-bullying secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari—baik di sekolah, di rumah, maupun dalam pergaulan sosial mereka.**(Bars)

Baca Lainnya

DWP Makassar Bersama Bhayangkari Brimob Perkuat Kesadaran Pilah Sampah dari Lingkungan Keluarga

6 Agustus 2026 - 08:05 WITA

Partai Perindo Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Tallo

1 Agustus 2026 - 17:51 WITA

Ketua Fraksi Demokrat Sulsel Fatma Wahyuddin Hadir di Lokasi Kebakaran Tallo, Warga Sampaikan Terima Kasih

1 Agustus 2026 - 13:47 WITA

PKP Angkatan XXIV: Sekda Makassar Tekankan Pentingnya Manajemen Mutu untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

21 Juli 2026 - 16:50 WITA

Auditor KONI Klarifikasi Polemik Dana Hibah, Tegaskan Pengelolaan Sesuai Aturan

19 Juli 2026 - 21:52 WITA

Trending di BERANDA