Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Sekolah Wajib Bebas Biaya! Appi Tegaskan Tak Ada Lagi Jual-Beli Seragam

badge-check


					Sekolah Wajib Bebas Biaya! Appi Tegaskan Tak Ada Lagi Jual-Beli Seragam Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan tanpa beban biaya tambahan bagi seluruh warga kota. Hal ini ia sampaikan saat peluncuran perdana program seragam gratis untuk siswa baru di SD Sambung Jawa dan SMP Negeri 3 Makassar, Senin (21/7/2025).

Dalam kesempatan itu, Appi sapaan akrab Munafri melontarkan larangan tegas terhadap segala bentuk jual-beli seragam di lingkungan sekolah.

“Sekolah bukan tempat bisnis! Saya tidak ingin ada transaksi yang membebani orang tua, baik dari pihak sekolah maupun pihak luar,” tegasnya.

Program seragam gratis ini merupakan bagian dari program unggulan Pemkot Makassar bertajuk MULIA, sebagai langkah konkret menghadirkan pemerataan akses pendidikan serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Appi menyebut tahun ini Pemkot telah menyalurkan dua stel seragam, yaitu pakaian harian dan pakaian olahraga. Untuk tahun berikutnya, Pemkot membuka peluang menambah jenis bantuan, bergantung pada kekuatan fiskal daerah.

Wali Kota juga meminta Dinas Pendidikan membuka layanan aduan khusus bagi orang tua guna melaporkan pungutan liar atau pelanggaran dalam proses pembelajaran.

“Kalau ada pungli, laporkan. Saya minta Kepala Dinas Pendidikan segera tindak dan awasi,” kata Ketua IKA FH Unhas ini.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas bersama di lingkungan sekolah, seperti lapangan upacara yang dapat difungsikan sebagai sarana olahraga antarjenjang SD dan SMP. Kebersihan sekolah pun menjadi perhatian serius demi kenyamanan dan kesehatan siswa.

Dalam sambutannya, Appi turut menyinggung pentingnya pemerataan jumlah siswa agar tidak terjadi penumpukan di sekolah-sekolah favorit seperti SMP 3.

“Masih banyak sekolah negeri di Makassar yang belum terpenuhi kuotanya. Saya minta dibuka rombel tambahan, tapi pemerataannya harus diatur. Semua sekolah harus jadi unggulan,” tegasnya.

Untuk mewujudkannya, ia mendorong peningkatan kapasitas guru serta standarisasi kualitas pembelajaran di semua sekolah.

Tak hanya itu, Appi menantang para guru agar tak gagap teknologi dan terus melahirkan inovasi pembelajaran.

“Saya tidak akan bangga kalau guru viral karena hal tak pantas di medsos. Saya bangga kalau ada guru yang menciptakan metode baru untuk pendidikan bermutu,” ujarnya.

Wali Kota juga memberi pesan penting kepada para orang tua murid agar menyelesaikan persoalan dengan bijak. Ia mengimbau agar setiap masalah dikomunikasikan langsung kepada pihak sekolah, bukan langsung diunggah ke media sosial.

“Komunikasi yang sehat akan melahirkan solusi yang baik. Jangan sedikit-sedikit ke medsos. Itu bukan cara bijak,” pesannya.

Menutup sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang harus dijamin oleh negara. Ia berharap program ini menjadi awal dari reformasi pendidikan yang lebih adil, berkualitas, dan inklusif di Kota Makassar.

“Semoga langkah kecil hari ini membuka jalan untuk perubahan besar. Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan kita terus maju,” pungkasnya.**(Bars)

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA