Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Melinda Aksa Dorong Busana Lokal Naik Kelas: “Makassar Harus Jadi Wajah Kreativitas Perempuan Indonesia”

badge-check


					Melinda Aksa Dorong Busana Lokal Naik Kelas: “Makassar Harus Jadi Wajah Kreativitas Perempuan Indonesia” Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan komitmennya dalam melestarikan wastra daerah sekaligus memperkuat kapasitas penjahit dan pelaku usaha busana lokal. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pengembangan dan Pendampingan Usaha Busana Lokal Makassar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Pokja III TP PKK Kota Makassar ini menjadi wadah strategis untuk mengangkat potensi busana lokal Makassar agar bisa bersaing di pasar nasional bahkan global.

“Busana lokal bukan sekadar pakaian, tapi identitas budaya dan cermin kreativitas masyarakat. Kita punya wastra khas seperti tenun sutra, songket, hingga motif Bugis-Makassar yang sarat makna. Semua itu harus terus dijaga dan dikembangkan,” tegas Melinda dalam sambutannya.

Meski potensi besar dimiliki, Melinda mengakui banyak pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kurangnya pelatihan, dan minimnya akses ke pasar digital.

“Inilah pentingnya kegiatan seperti ini. Tidak hanya untuk menambah pengetahuan, tapi juga membangun jejaring usaha, memperkuat mental wirausaha, dan mempersiapkan pelaku UMKM agar tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Pokja III TP PKK atas inisiatif ini, dan menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam mencetak perempuan wirausaha yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

“Makassar harus menjadi pusat busana lokal yang kuat, membanggakan, dan bisa menjadi wajah kreativitas perempuan Indonesia,” tambahnya.

Melinda juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber kompeten dari sektor perbankan dan dunia fesyen.

Pemimpin Departemen Kredit Ritel Bank Sulselbar, Marhuma Umar, memaparkan peluang pembiayaan yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM, khususnya di sektor fesyen lokal. Ia juga memberikan tips penting agar pelaku usaha lebih siap secara administrasi dalam mengakses kredit usaha.

Sementara itu, seorang desainer nasional sekaligus pemilik Butik Luthfia, membagikan pengalamannya membangun tenun Sekomandi hingga bisa menembus pasar internasional, termasuk tampil di Paris. Ia memberikan pelatihan singkat seputar tren fesyen, teknik branding, dan strategi membangun produk berbasis potensi lokal yang punya nilai jual tinggi.

Menariknya, sang desainer juga membawa beberapa koleksi karyanya untuk diperagakan secara langsung, dan bahkan membagikan beberapa item eksklusif kepada peserta sebagai bentuk motivasi.

“Kami ingin para penjahit dan pelaku UMKM di Makassar tidak hanya bisa bertahan, tapi juga naik kelas,” tutup Melinda.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi kreatif—khususnya di sektor busana lokal—memerlukan dukungan lintas sektor, pelatihan berkelanjutan, serta semangat kolaborasi yang kuat dari semua elemen masyarakat.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA