Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

TP PKK Makassar Gaungkan Ekonomi Sirkular Lewat Budidaya Maggot

badge-check


					TP PKK Makassar Gaungkan Ekonomi Sirkular Lewat Budidaya Maggot Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Kunjungi Econatural Society Indonesia: Dorong Inovasi Lingkungan dan Ketahanan Pangan Berbasis Rumah Tangga

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan kunjungan inspiratif ke Econatural Society Indonesia pada Sabtu (2/8/2025), guna meninjau langsung praktik pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan yang dikembangkan oleh komunitas ini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kuat TP PKK Kota Makassar dalam mendukung inovasi lokal, khususnya yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan pengelolaan sampah organik sejak dari rumah tangga.

Dalam kunjungan tersebut, Melinda Aksa turut didampingi Direktur Bosowa Peduli, Marini Ambo Wellang, dan disambut langsung oleh Founder Econatural Society Indonesia, Ziaul Haq Nawawi.

Salah satu inovasi utama yang mendapat perhatian khusus adalah budidaya maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF). Inovasi ini terbukti mampu mengurai limbah organik secara efisien tanpa menimbulkan bau, sekaligus menghasilkan pakan ikan bernilai gizi tinggi. Lebih menarik lagi, air dari kolam budidaya ikan dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman, menciptakan sistem pertanian terpadu yang hemat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Melinda Aksa memberikan apresiasi atas sistem terpadu yang dikembangkan oleh komunitas tersebut. Menurutnya, konsep ini tidak hanya memberikan solusi atas persoalan sampah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga dan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

“Model edukasi dan praktik berkelanjutan seperti ini patut diapresiasi. Ini bukan sekadar solusi lingkungan, tapi juga membuka jalan bagi pemberdayaan ekonomi rumah tangga,” ujar Melinda.

Ia juga menekankan potensi luar biasa dari budidaya maggot BSF, yang memiliki siklus hidup produktif dan dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah skala rumah hingga komunitas.

“Jika masyarakat mengenal dan membiasakan diri dengan sistem ini, kita bisa mengelola sampah langsung dari sumbernya. Ini adalah langkah nyata menuju ekonomi sirkular yang mandiri dan berdaya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Melinda mendorong seluruh kader TP PKK agar menjadi motor penggerak edukasi lingkungan di tengah masyarakat, terutama dalam hal pemilahan dan pengolahan sampah organik di tingkat keluarga.

“Harapan kami, praktik semacam ini bisa dimulai dari rumah tangga, berkembang di tingkat RT dan RW, diterapkan di sekolah-sekolah, dan pada akhirnya menjadi bagian dari gaya hidup warga Makassar,” pungkasnya.

Econatural Society Indonesia sendiri dikenal sebagai komunitas yang aktif mengintegrasikan isu lingkungan, sosial, dan kemanusiaan, serta berperan aktif mendukung program-program pemerintah melalui pendekatan inovasi hijau dan pemberdayaan masyarakat akar rumput.

Melalui kunjungan ini, Ketua TP PKK Kota Makassar membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, komunitas lokal, dan sektor swasta dalam menciptakan Kota Makassar yang bersih, sehat, dan mandiri secara ekologis.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA