Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Hangat & Penuh Inspirasi, Wali Kota Makassar Sambut Kepala Daerah dari Berbagai Penjuru Indonesia

badge-check


					Hangat & Penuh Inspirasi, Wali Kota Makassar Sambut Kepala Daerah dari Berbagai Penjuru Indonesia Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Suasana akrab dan penuh tawa menyelimuti Balaikota Makassar, Jumat (8/8/2025), saat Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menyambut kunjungan kerja sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah Tanah Air.

Hadir dalam silaturahmi ini antara lain Wali Kota Dumai, Wakil Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Magetan, dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir. Pertemuan berlangsung cair, diwarnai saling tukar pengalaman, ide, dan strategi membangun daerah.

Tak hanya membicarakan inovasi pengelolaan lingkungan dan pengembangan wilayah, Munafri-Aliyah juga menyuguhkan sambutan khas Makassar—kuliner tradisional Sulawesi Selatan seperti barongko, olahan pisang manis legit yang dibungkus daun pisang. Kehangatan sambutan itu membuat para tamu merasa seperti di rumah sendiri.

Beberapa kepala daerah bahkan menceritakan kesan positif mereka usai menikmati wisata pulau-pulau eksotis di sekitar Makassar.

Dalam sesi diskusi, Munafri memaparkan program unggulan pengelolaan sampah Kota Makassar yang terintegrasi dengan urban farming dan badan usaha berbasis lingkungan, seperti budidaya maggot.

“Kami membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir berbasis rumah tangga. Target akhirnya adalah zero waste,” ungkapnya.

Munafri juga berbagi cerita kunjungannya ke usaha pengelolaan maggot di Panakkukang, yang mampu mengubah sampah organik menjadi pakan ternak bernilai ekonomi. Dengan volume sampah harian 1.000–1.500 ton, di mana lebih dari separuhnya organik, fokus pengolahan di sumber menjadi kunci. Sementara sampah non-organik diarahkan ke TPA dan bank sampah.

Tak berhenti di situ, ia mengungkapkan rencana ambisius Pemkot Makassar untuk memproduksi energi dari limbah. “Ke depan, kita ingin bisa menyuplai daya listrik dari sampah. Memang tipping fee-nya tidak murah, tapi manfaatnya akan besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Makassar juga tengah mendorong industri daur ulang yang menargetkan 100 ton sampah plastik per hari untuk diolah menjadi produk bernilai guna, sebagai bagian dari komitmen membangun ekonomi sirkular.

Menutup pertemuan, Munafri menyampaikan terima kasih atas kunjungan para kepala daerah dan berharap Makassar menjadi pusat kolaborasi antar kota dan kabupaten di Indonesia, khususnya dalam mengembangkan inovasi dan kebijakan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA