Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Makassar Pertahankan Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya Tiga Tahun Berturut-turut

badge-check


					Makassar Pertahankan Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya Tiga Tahun Berturut-turut Perbesar

JAKARTA, CAHAYASULSEL.COM — Kota Makassar kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung nasional. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima langsung Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Jumat (8/8/2025).

Penghargaan prestisius ini diserahkan oleh Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, dalam Malam Penganugerahan KLA di Ballroom H. Muhammad Rasyidi, Kementerian Agama RI, Jakarta. Acara turut dihadiri Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi, Menko PMK Pratikno, Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono, Wakil Menteri BKKBN Ratu Isyana Bagoes Oka, serta Ketua KPAI Ai Maryati Solihah.

Usai menerima penghargaan, Munafri menegaskan capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi Makassar dalam melindungi hak anak. “Tahun ini kita kembali mempertahankan predikat Nindya untuk ketiga kalinya. Ini kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar,” ujarnya.

Menurutnya, predikat ini adalah pengakuan pemerintah pusat terhadap kebijakan dan inovasi Makassar dalam menciptakan lingkungan ramah anak dan perempuan di setiap aspek kehidupan. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan ini bukan akhir dari perjalanan.

“Tantangan ke depan semakin besar. Kita harus memastikan seluruh anak di Makassar dapat tumbuh dan berkembang tanpa diskriminasi, terbebas dari kekerasan, dan memiliki ruang publik yang aman,” tegasnya.

Munafri menambahkan, Pemkot akan memperkuat langkah pencegahan kekerasan, mempercepat penanganan laporan, dan memperluas akses fasilitas ramah anak. “Kota layak anak bukan hanya predikat, tapi komitmen menghadirkan lingkungan nyata yang mendukung tumbuh kembang anak secara fisik, mental, dan sosial,” ucapnya.

Ia pun menargetkan Makassar naik kelas ke Kategori Utama pada penilaian tahun depan. “InsyaAllah, dengan kerja sama semua pihak, kita bisa wujudkan target itu demi masa depan generasi muda Makassar,” harapnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi menyampaikan, penghargaan KLA adalah apresiasi atas kesungguhan kepala daerah menciptakan lingkungan aman bagi anak. “Predikat ini tidak boleh berhenti di atas kertas, tetapi diwujudkan dalam kebijakan, layanan, dan aksi nyata,” tegasnya.

Tahun ini, Kementerian PPPA mencatat ada 355 kabupaten/kota penerima KLA, terdiri dari 22 kategori Utama, 69 Nindya, 125 Madya, dan 139 Pratama. Selain itu, 13 provinsi menerima penghargaan Provinsi Layak Anak (PROVILA) karena dinilai berhasil menggerakkan daerah di wilayahnya. Jumlah ini sedikit menurun dibanding 2023 yang mencapai 360 daerah.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA