Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

DPRD Minta Pemkot Matangkan Rencana Pengalihan Kendaraan Dinas ke Listrik

badge-check


					DPRD Minta Pemkot Matangkan Rencana Pengalihan Kendaraan Dinas ke Listrik Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – DPRD Kota Makassar menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang akan mengalihkan seluruh kendaraan dinas pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kendaraan listrik mulai 2026. Meski mendukung upaya efisiensi dan transformasi energi ramah lingkungan, DPRD menilai kebijakan tersebut perlu perencanaan anggaran dan infrastruktur yang lebih matang.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Makassar, Kasrudi, menegaskan hingga kini belum ada pembahasan resmi mengenai alokasi dana untuk pengadaan mobil listrik, baik dalam APBD Perubahan 2025 maupun pembahasan awal APBD Pokok 2026.

“Kalau kita sewa atau beli kendaraan listrik tapi belum ada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), itu tidak akan maksimal. Harus dibarengi penyediaan tempat pengisian daya,” ujar Kasrudi, Senin (27/08/2025).

Ia menambahkan, DPRD tidak hanya bertugas menyetujui anggaran, tetapi juga memastikan kebijakan strategis Pemkot dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan masalah teknis.

“Kami siap mendukung, tetapi semua harus melalui pembahasan. Jangan sampai pengadaan ini hanya jadi proyek simbolis tanpa manfaat nyata bagi pelayanan publik dan lingkungan,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa Pemkot berencana menyewa mobil listrik untuk pejabat OPD selama empat tahun, dengan biaya perawatan ditanggung penyedia jasa. Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya menuju kota rendah emisi sekaligus efisiensi belanja daerah.

Selain kendaraan dinas, Pemkot juga merancang penambahan puluhan bus listrik untuk transportasi umum. Namun, hingga kini roadmap program dan rencana pengembangan infrastruktur pendukung, termasuk SPKLU, belum dipaparkan secara rinci.

Kasrudi menegaskan bahwa Pemkot perlu menyusun perencanaan menyeluruh agar program kendaraan listrik tidak sekadar wacana.

“Kami di DPRD mendukung penuh transformasi energi bersih, tapi persiapan teknis dan anggaran harus jelas. Tanpa itu, kebijakan bisa menghambat kinerja dinas,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA