Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Wali Kota Makassar Dorong Sekolah Percontohan Berbahasa Arab di Manggala

badge-check


					Wali Kota Makassar Dorong Sekolah Percontohan Berbahasa Arab di Manggala Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggagas hadirnya sekolah percontohan berbahasa Arab di Kecamatan Manggala. Gagasan tersebut ia sampaikan saat menerima audiensi Pengurus Wahdah Islamiyah yang dipimpin Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Gishar Hamka, di Balai Kota Makassar.

Munafri menilai, penguasaan bahasa asing adalah kunci daya saing generasi muda. Selain bahasa Inggris, ia menekankan pentingnya bahasa Arab, terutama bagi pelajar muslim. “Hari ini peluang kerja terbesar juga ada di Timur Tengah. Qatar, Dubai, Bahrain, dan negara lainnya membuka banyak kesempatan. Namun, kebanyakan tenaga kerja kita di sana hanya menguasai bahasa Inggris,” jelasnya.

Untuk mewujudkan gagasan tersebut, Munafri mendorong kerja sama Pemkot Makassar dengan STIBA (Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab) Wahdah Islamiyah. Ia menargetkan sejumlah sekolah negeri di Kecamatan Manggala sebagai pilot project integrasi pembelajaran bahasa Arab, Al-Qur’an, dan penguatan karakter moral. “Mahasiswa PPL dari STIBA bisa langsung mengajar. Saya ingin sekolah ini jadi model pendidikan berbeda, yang mampu menyiapkan generasi berdaya saing global,” tambahnya.

Tak hanya bidang pendidikan, Munafri juga mengajak Wahdah Islamiyah untuk terlibat dalam program lingkungan, khususnya urban farming dan pengelolaan sampah terpadu. Ia bahkan mendorong agar STIBA menjadi percontohan. “Mulai dari komposter, ecoenzyme, hingga maggot, semua bisa diolah menjadi pupuk untuk urban farming. Siklusnya harus utuh, dari sampah rumah tangga hingga pertanian lahan sempit,” terangnya.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Gishar Hamka, menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung penuh. “Semua ide dan gagasan Bapak Wali Kota insyaAllah Wahdah siap mendukung. Baik di bidang pendidikan, dakwah, maupun pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA