Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Wali Kota Makassar Dorong Sekolah Percontohan Berbahasa Arab di Manggala

badge-check


					Wali Kota Makassar Dorong Sekolah Percontohan Berbahasa Arab di Manggala Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggagas hadirnya sekolah percontohan berbahasa Arab di Kecamatan Manggala. Gagasan tersebut ia sampaikan saat menerima audiensi Pengurus Wahdah Islamiyah yang dipimpin Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Gishar Hamka, di Balai Kota Makassar.

Munafri menilai, penguasaan bahasa asing adalah kunci daya saing generasi muda. Selain bahasa Inggris, ia menekankan pentingnya bahasa Arab, terutama bagi pelajar muslim. “Hari ini peluang kerja terbesar juga ada di Timur Tengah. Qatar, Dubai, Bahrain, dan negara lainnya membuka banyak kesempatan. Namun, kebanyakan tenaga kerja kita di sana hanya menguasai bahasa Inggris,” jelasnya.

Untuk mewujudkan gagasan tersebut, Munafri mendorong kerja sama Pemkot Makassar dengan STIBA (Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab) Wahdah Islamiyah. Ia menargetkan sejumlah sekolah negeri di Kecamatan Manggala sebagai pilot project integrasi pembelajaran bahasa Arab, Al-Qur’an, dan penguatan karakter moral. “Mahasiswa PPL dari STIBA bisa langsung mengajar. Saya ingin sekolah ini jadi model pendidikan berbeda, yang mampu menyiapkan generasi berdaya saing global,” tambahnya.

Tak hanya bidang pendidikan, Munafri juga mengajak Wahdah Islamiyah untuk terlibat dalam program lingkungan, khususnya urban farming dan pengelolaan sampah terpadu. Ia bahkan mendorong agar STIBA menjadi percontohan. “Mulai dari komposter, ecoenzyme, hingga maggot, semua bisa diolah menjadi pupuk untuk urban farming. Siklusnya harus utuh, dari sampah rumah tangga hingga pertanian lahan sempit,” terangnya.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Gishar Hamka, menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung penuh. “Semua ide dan gagasan Bapak Wali Kota insyaAllah Wahdah siap mendukung. Baik di bidang pendidikan, dakwah, maupun pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA