Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

Berita

Pemkot Makassar dan Forkopimda Gelar Salat Gaib di DPRD, Doakan Korban Tragedi

badge-check


					Pemkot Makassar dan Forkopimda Gelar Salat Gaib di DPRD, Doakan Korban Tragedi Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Langit Makassar siang ini seakan ikut menangis. Di pelataran Gedung DPRD Kota Makassar, suasana hening menyelimuti ratusan jamaah yang larut dalam salat gaib, mendoakan empat korban insiden kebakaran yang merenggut nyawa.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berdiri satu saf bersama jajaran SKPD, Forkopimda, Dandim, Kejari, anggota DPRD, hingga mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar. Semua menyatukan doa, mengangkat tangan, dan menundukkan kepala dalam kesyahduan.

Tepat pukul 13.30 WITA, pelataran DPRD penuh dengan isak haru. Foto keempat korban terpajang di hadapan jamaah, menjadi pengingat betapa dalam luka yang dirasakan oleh seluruh warga kota.

Salat gaib ini bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga simbol penghormatan, cinta, dan doa tulus agar arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dengan segala amal kebaikannya.

Dalam keterangannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa doa bersama ini adalah pengingat penting agar tragedi serupa tak lagi terulang.

“Hari ini kita berada di Gedung DPRD Kota Makassar melaksanakan salat doa bersama rekan-rekan BEM, Forkopimda, anggota DPRD, SKPD, dan masyarakat. Kita hadir untuk memberikan doa terbaik kepada para korban yang gugur dalam menjalankan tugas,” ujar Appi, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, kondisi Makassar kini perlahan membaik berkat koordinasi lintas sektor antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Aktivitas warga pun berangsur kembali normal.

Namun, Munafri menegaskan tragedi ini tidak boleh dipandang sebagai demonstrasi biasa. Menurutnya, aksi anarkis yang berujung korban jiwa adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan.

“Saya sangat meyakini ini bukan aksi mahasiswa, melainkan ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dari sini kita belajar, menjaga kondusifitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.

Terkait pengamanan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat TNI-Polri. Pemerintah Kota, kata dia, siap mendukung langkah terbaik demi menjaga stabilitas dan keamanan kota.

“Apakah sistem penjagaan dilanjutkan atau tidak, itu kita serahkan pada kajian aparat. Yang jelas, kita semua harus memastikan Makassar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA