Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

Berita

Cipayung Plus Dorong Demokrasi Dialogis, Mahasiswa Tegaskan Gerakan Berbasis Aspirasi Rakyat

badge-check


					Cipayung Plus Dorong Demokrasi Dialogis, Mahasiswa Tegaskan Gerakan Berbasis Aspirasi Rakyat Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Kelompok Cipayung Plus Makassar menegaskan komitmennya menjaga arah gerakan mahasiswa tetap konstruktif melalui jalur konsolidasi dan ruang dialog. Hal itu disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah elemen mahasiswa, Selasa (9/09/2025).

Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Makassar, Hariandi, menekankan bahwa gerakan mahasiswa di Makassar tidak lepas dari nilai idealisme. Ia menegaskan, tuntutan yang disuarakan Cipayung Plus dalam aksi demonstrasi bukanlah kepentingan kelompok semata, melainkan representasi dari aspirasi rakyat.

“Proses konsolidasi kami lakukan secara serius dan berulang kali, agar tuntutan yang disampaikan benar-benar berakar dari kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, publik tidak menganggap aksi mahasiswa identik dengan kekacauan atau harus ditangani dengan kekerasan,” tegas Hariandi.

Ia memastikan, ke depan Cipayung Plus akan terus menginisiasi ruang-ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sebagai cara solutif merespons aspirasi masyarakat.

“Ke depan, Cipayung Plus akan terus menginisiasi ruang dialog. Kami sudah memiliki draft bersama sebagai pijakan, dan itu menjadi komitmen kami untuk menjaga arah gerakan mahasiswa tetap konstruktif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Makassar, Alexander Edison, menegaskan pentingnya membangun komunikasi sehat antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat.

“Kalau ada isu di Kota Makassar, sebaiknya didahului dengan konsultasi atau dialog. Itu sejalan dengan agenda kami hari ini bersama Pak Wali, yakni membicarakan perkembangan kota melalui ruang dialog,” kata Alexander.

Alexander mengungkapkan, Cipayung Plus tengah menyiapkan forum dialog publik yang akan menghadirkan Wali Kota Makassar bersama masyarakat sebagai audiens utama. Tujuannya, agar kebijakan pemerintah dapat tersampaikan secara langsung dan transparan.

“Target audiensnya jelas, yaitu masyarakat Kota Makassar. Kami berharap Pak Wali bisa hadir langsung untuk menyampaikan kebijakan pemkot kepada publik. Itu penting sebagai wujud demokrasi berbasis dialog,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa tidak seharusnya dicap negatif, karena kritik yang mereka sampaikan berangkat dari semangat konstruktif untuk memperbaiki keadaan.

“Dengan ruang dialog yang terbuka, kami yakin demokrasi di Makassar bisa berjalan lebih bermartabat,” tegas Alexander.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA