Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Dua Menteri Tinjau Kawasan Kumuh di Pampang, Wali Kota Makassar Siap Percepat Perbaikan Hunian Warga

badge-check


					Dua Menteri Tinjau Kawasan Kumuh di Pampang, Wali Kota Makassar Siap Percepat Perbaikan Hunian Warga Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemerintah pusat menunjukkan kepeduliannya terhadap warga di kawasan padat penduduk Kota Makassar. Hal itu tampak saat Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau langsung kawasan kumuh di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kamis (11/9/2025).

Dalam kunjungan ini, kedua menteri didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta sejumlah kepala OPD Pemkot Makassar.

Tinjauan lapangan tersebut menjadi rangkaian agenda kunjungan kerja dua menteri Kabinet Merah Putih di Makassar, sebelum menyerahkan rumah gratis kepada empat keluarga korban peristiwa unjuk rasa di DPRD Sulsel pada sore harinya.

Selama hampir satu jam, rombongan berjalan kaki menyusuri lorong-lorong sempit dan berkelok, mendatangi enam rumah warga yang dinilai tidak layak huni. Seluruh rumah tersebut akan masuk dalam program bedah rumah melalui dukungan dana CSR dari pihak swasta.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, dirinya dan Menteri PKP sengaja memanfaatkan kunjungan ke Makassar untuk melihat langsung kondisi permukiman warga berpenghasilan rendah (MBR).

“Tujuan utama kami ke sini untuk menyerahkan rumah, sekaligus meninjau rumah-rumah tidak layak huni agar bisa segera direnovasi,” jelas Tito.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi warga di kawasan padat tersebut.

“Kunjungan pemerintah pusat ini sangat berarti, karena membuka jalan percepatan perbaikan rumah-rumah warga tidak layak huni,” ujar Munafri.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Mahyuddin, mengungkapkan kawasan Pampang memang termasuk dalam prioritas utama perbaikan lingkungan kumuh di Makassar.

Ia menambahkan, lima dari enam rumah yang ditinjau telah diverifikasi dan satu rumah lainnya sedang dalam proses.

“Program ini akan didanai melalui skema CSR. Kalau memungkinkan, bulan ini atau bulan depan pelaksanaannya sudah bisa dimulai,” jelasnya.

Menurut Mahyuddin, rumah yang menjadi sasaran program ini merupakan milik keluarga MBR dengan kondisi tidak layak huni, yang rata-rata sudah tidak layak ditinggali.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan penataan kawasan kumuh di Makassar, sekaligus mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi bagi seluruh warga.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA