Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Wali Kota Makassar Tinjau Pabrik Es Pertama di Pulau Barrang Lompo

badge-check


					Wali Kota Makassar Tinjau Pabrik Es Pertama di Pulau Barrang Lompo Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Perhatian serius Pemerintah Kota Makassar terhadap masyarakat kepulauan kembali dibuktikan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung progres pembangunan pabrik es pertama di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Jumat (19/9/2025).

Pabrik es ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga kepulauan.

Dalam kunjungannya, Munafri menegaskan, meski jarak dengan daratan relatif dekat, ketimpangan fasilitas di kepulauan masih nyata dirasakan.

“Pemerintah wajib hadir dengan intervensi nyata. Kehadiran pabrik es ini salah satunya, agar kehidupan masyarakat di Sangkarrang bisa lebih baik,” tegas Munafri.

Pabrik es batu ini menjadi proyek strategis hasil kerja sama Pemkot Makassar dengan PT Oriental Consultants Indonesia (OCI), Oriental Consultant’s Global (OC Global), Kyuden Mirai Energy, serta Universitas Hasanuddin (Unhas).

Pabrik berkapasitas tiga ton per hari ini dilengkapi mesin bertenaga surya, baterai penyimpanan, hingga sistem pengolahan air sumur otomatis. Dengan fasilitas ini, ikan hasil tangkapan nelayan akan lebih lama bertahan dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Ini jalan keluar agar kualitas ikan kita memenuhi standar pasar, sehingga nelayan mendapatkan keuntungan lebih besar,” jelas Munafri.

Selain itu, ia menekankan pabrik es bukan hanya menopang sektor perikanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

“Kalau nanti orang banyak datang membeli es di sini, masyarakat bisa menyambut dengan menyediakan kebutuhan mereka. Jadi manfaatnya bukan hanya bagi nelayan, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Perwakilan OC Global, Michino, menyebut pembangunan telah dimulai sejak Januari lalu. Mesin pabrik es kini dalam tahap uji coba (commissioning), sementara panel surya menunggu registrasi SLO.

“Harapannya, akhir Oktober nanti sudah beroperasi penuh dengan tenaga surya dan baterai,” ungkap Michino.

Ia merinci, produksi es diperkirakan mencapai dua ton per hari dengan kapasitas penyimpanan hingga tiga ton. Pada tahap awal, hasil produksi tidak langsung dijual bebas, tetapi akan diberikan kepada kelompok nelayan terpilih sebagai bentuk edukasi penggunaan.

“Proses pembuatan es memakan waktu sekitar delapan jam. Secara bertahap, distribusi akan diperluas hingga melibatkan pengepul kecil,” jelasnya.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA