Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Peringati WCUD 2025, Diskominfo Makassar Gelar Kerja Bakti dan Edukasi Lingkungan di TPS3R

badge-check


					Peringati WCUD 2025, Diskominfo Makassar Gelar Kerja Bakti dan Edukasi Lingkungan di TPS3R Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Semangat bersih-bersih mewarnai peringatan World Clean Up Day (WCUD) 2025 di Kota Makassar. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar turun langsung menggelar kerja bakti massal di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Balaikota, Sabtu (20/9/2025).

Aksi ini berlangsung serentak bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar, mulai dari tingkat kelurahan hingga SKPD. Fokus kegiatan meliputi gotong royong membersihkan lingkungan, menguras saluran air, serta menata drainase agar tetap lancar dan bebas genangan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan.

“Makassar saat ini gencar mendorong gerakan Makassar Bebas Sampah. Kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi contoh nyata bagaimana kita menanamkan kepedulian lingkungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya kerja bakti, rombongan Diskominfo juga melakukan kunjungan edukasi ke Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kecamatan Ujung Pandang, tepat di samping Lapangan Karebosi. Di lokasi ini, peserta melihat langsung praktik pengelolaan sampah skala lokal, mulai dari pemilahan, pengolahan menjadi kompos, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

“Bayangkan jika setiap rumah tangga mampu menerapkan prinsip 3R. Sampah bisa dikelola di TPS3R, dimakan maggot, bahkan menghasilkan nilai ekonomi. Inilah contoh nyata bagaimana dana kelurahan dimanfaatkan secara tepat guna,” tambah Roem.

Ia berharap, momentum WCUD ini tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat.

“Kalau sampah bisa dikelola dari rumah, beban TPA berkurang, lingkungan jadi lebih sehat, dan Makassar bisa lebih ramah untuk generasi mendatang,” tandasnya. (*)

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA