Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Makassar Jadi Kota Inklusif, 22 Difabel Dapat Pelatihan & Peluang Kerja dari Pemkot dan Baznas

badge-check


					Makassar Jadi Kota Inklusif, 22 Difabel Dapat Pelatihan & Peluang Kerja dari Pemkot dan Baznas Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin terus menunjukkan komitmennya menghadirkan kesetaraan kesempatan bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

Bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Baznas, Pemkot menggelar pelatihan sekaligus fasilitasi penempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Makassar Creative Hub, Anjungan Losari, Kamis (25/9/2025).

Sebanyak 22 peserta difabel akan mengikuti pelatihan selama 10 hari (2–12 Oktober 2025) di Balai Besar Pengembangan Koperasi dan Produktivitas Makassar. Materi yang diberikan meliputi Administrasi Perkantoran dan Desain Grafis, bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Seluruh biaya ditanggung oleh Baznas, dan peserta akan menerima sertifikat kompetensi yang diakui dunia kerja.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembangunan kota harus berpijak pada prinsip kebersamaan.

“Semua warga harus diperlakukan sejajar. Inklusif tidak boleh hanya menjadi slogan, tapi harus diwujudkan lewat langkah nyata seperti pelatihan ini,” ujarnya.

Kabar baiknya, sembilan perusahaan telah menyatakan siap merekrut lulusan pelatihan. Hal ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak lagi menjadi penghalang untuk berkarya dan berkontribusi.

Kepala Disnaker Makassar, Nielma Palamba, menyebut kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan bentuk penghormatan sekaligus pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagai warga negara.

“Kami berterima kasih kepada dunia industri yang bersedia memberi ruang kerja bagi difabel. Ini langkah besar menuju Makassar sebagai kota yang ramah dan inklusif,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Ketua Baznas Sulsel, pimpinan LPK Budi Utomo, serta sejumlah perusahaan yang siap membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA