Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Localistic Trade Fest 2025 Gaungkan Semangat UMKM Makassar Tembus Pasar Dunia

badge-check


					Localistic Trade Fest 2025 Gaungkan Semangat UMKM Makassar Tembus Pasar Dunia Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Semangat mengangkat produk lokal ke panggung dunia kembali digaungkan Pemerintah Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar internasional. Pesan itu ia sampaikan dalam pembukaan Localistic Trade Fest 2025 yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Makassar di Rooftop Nipah Park, Sabtu (11/10/2025).

Munafri menyebut, kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM Makassar agar semakin dikenal luas. “Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota menunjukkan komitmen penuh bahwa produk lokal Makassar layak bersaing di panggung dunia,” ujar Munafri.

Festival yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan 25 tenant UMKM pilihan yang menampilkan kuliner khas, kerajinan, serta produk kreatif unggulan Kota Makassar. Pameran ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat promosi produk lokal di tingkat nasional hingga global.

Munafri yang akrab disapa Appi, mengapresiasi kreativitas para pelaku usaha Makassar yang terus berinovasi. Ia menekankan bahwa produk lokal tidak boleh hanya berhenti pada cita rasa atau tampilan, tetapi harus berorientasi pada kualitas global dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. “Produk lokal Makassar punya potensi besar. Kalau kita ingin memajukan ekonomi daerah, maka pelaku UMKM harus diberi panggung utama, bukan sekadar pelengkap,” tegasnya.

Mantan CEO PSM Makassar itu juga mendorong agar kegiatan seperti Localistic Trade Fest menjadi embrio gerakan budaya lokal berkelanjutan. Ia bahkan mengusulkan adanya “duta lokal” yang dapat menjadi wajah promosi produk Makassar di berbagai daerah hingga luar negeri. “Kita perlu sosok yang bangga mengenakan produk lokal dan membawa nama Makassar ke mana pun ia pergi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga menyinggung kebijakan ekonomi daerah yang berpihak pada produk lokal. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot tengah mengarahkan 50 persen belanja daerah untuk produk lokal, dan separuhnya ditujukan bagi pelaku UMKM. “Kita ingin perputaran anggaran daerah kembali ke masyarakat. Dengan begitu, pelaku usaha lokal bisa berkembang dan lebih mandiri,” kata Appi.

Ia pun mengajak para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat branding, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal Makassar. “Teruslah berinovasi dan banggakan brand kita. Semoga kegiatan ini membuka jalan agar produk Makassar bisa tampil di panggung dunia,” pungkasnya.

Kepala Disdagin Kota Makassar, Evi Aprialti, menambahkan bahwa Localistic Trade Fest bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga ruang untuk menggali nilai-nilai tradisional dan kekayaan budaya lokal. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa Makassar memiliki banyak produk unggulan yang layak bersaing dan dipasarkan lebih luas,” ujarnya.

Menurut Evi, seluruh peserta pameran telah melalui proses kurasi ketat, mewakili berbagai sektor mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif khas Makassar. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kolaborasi bisnis, memperluas jaringan pemasaran, dan menarik minat generasi muda untuk berinovasi di sektor lokal.

“Kita harus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap produk daerah. Karena sebenarnya, produk lokal Makassar jauh lebih bagus dari produk luar,” tuturnya.

Beragam produk lokal ditampilkan dalam festival ini, mulai dari kuliner kemasan khas Makassar, aksesori, hingga batik buatan perajin Batangase–Moncongloe yang menjadi daya tarik utama. Evi berharap kegiatan ini menjadi pemicu semangat agar geliat UMKM terus tumbuh dan menjadi pilar utama ekonomi Makassar.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA